Eropa

Fakta Bom Paris, Siapa Pemilik Cafe Bataclan?

24 November 2015

SALAFYNEWS.COM, PARIS – Sumber dari organisasi Neturei Karta, sebuah organisasi yang mendukung perjuangan Palestina yang menentang Zionisme dan pembentukan Negara Israel, mereka berkeyakinan bahwa orang-orang Yahudi dilarang untuk memiliki negara mereka sendiri sampai kedatangan Mesias Yahudi. (Baca KEBETULAN? Direktur CIA Bertemu Kepala Keamanan Perancis dan MOSSAD Sebelum Serangan Paris)

Salah satu anggota organisasi Neturei karta mengatakan kepada Mepanorama Timur Tengah (24/11) bahwa restoran Bataclan Paris, yang terkena serangan teroris mematikan, sebenarnya pada awalnya dimiliki oleh orang-orang Yahudi setidaknya lebih dari empat dekade, hanya saja para Yahudi pemilik restoran tersebut menjualnya dua bulan sebelum terjadinya aksi serangan teror pada tanggal 13 November 2015, transaksi penjualan restoran itu tepatnya pada tanggal 11 September tahun ini, dengan alasan mereka ingin pindah dan tinggal di negara Palestina yang mereka duduki. (Baca Howard Nema: Tragedi Paris! Operasi Hitam CIA, MOSSAD Wujudkan Tatanan Dunia Baru)

Seorang Rabi Yahudi anti-Zionis mengatakan bahwa masalah yang sebenarnya adalah adanya kontrak Yahudi sebagai pemilik Bataclan dimana proses jual-beli ini dilakukan diwaktu yang sangat tepat dan itu terbukti dua bulan kemudian, mereka mengetahui bahwa transaksi ini tepat hari peringatan 14 tahun atas tragedi serangan WTC Amerika pada tanggal 11 September 2001, saat itu pemilik Bataclan mendapatkan pesan agar segera menjualnya, muncul kecurigaan bahwa tampaknya instruksi tersebut datang atas info dari agen Mossad yang jauh-jauh hari sudah mengetahui betul adanya rencana aksi serangan teror yang menewaskan ratusan orang tersebut. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: