Internasional

Fatwa Mesir: Ancaman Abu Bakar Baghdadi ‘Wahabi’ ke Israel Sebuah Kampanye Kemunafikan

29 Desember 2015,

SALAFYNEWS.COM, MESIR – Tim Dar al-Fatwa Mesir yang bertugas memantau fatwa Takfiri Wahabi, memperingatkan bahwa ancaman pemimpin teroris Abu Bakar al-Baghdadi berfaham Wahabi yang akan melancarkan serangan terhadap Zionis Israel hanyalah sebuah tipuan dan kemunafikan, itu hanyalah kampanye Baghdadi untuk merekrut jihadis baru masuk dalam jajaran organisasi itu, kampanye ini disebarkan setelah para Jihadis berkedok agama ini mengalami kerugian yang sangat besar di Irak dan Suriah. (Baca: Wahabi dan Radikalisme dua Saudara Kembar)

Dalam sebuah pernyataannya tim observatorium Dar al-Fatwa itu, Minggu (23/12), menyebutkan bahwa “rekaman audio dari pemimpin teroris ISIS Abu Bakar Baghdadi, yang bersumpah untuk melancarkan serangan terhadap Israel, hanya dalam rangka membersihkan reputasi jahatnya di masyarakat Islam dan dunia, sementara tujuan sebenarnya adalah untuk merekrut para jihadis pembunuh yang baru ke dalam jajaran organisasi teroris itu”, menurut kantor berita Cnn (28/12). (Baca: Abu Bakar Al-Bahgdadi Desak Umat Muslim Pindah Khilafah)

Pernyataan itu menunjukkan bahwa pesan dari Baghdadi itu terutama untuk menargetkan para “simpatisan yang membela Palestina”, pesan itu disampaikan setelah ISIS mengalami penurunan jumlah jihadis di jajarannya. Tim observatorium Dar al-Fatwa Mesir itu juga menyebutkan bahwa pesan ancaman itu merupakan “upaya organisasi teroris itu untuk menanggapi mereka yang mengkritik dan menganggap bahwa ISIS tidak peduli dengan masalah Palestina, dan mereka hanya memerangi tentara penolong Palestina”. (Baca: AS dan Turki Selamatkan Abu Bakar al-Baghdadi di Irak)

Tim Fatwa Mesir selalu memantau fatwa melenceng Takfiri Wahabi yang menjelaskan bahwa rekaman ancaman Baghdadi terhadap Israel yang berbunyi “Palestina akan menjadi kuburan bagi mereka (Zionis Israel) nanti setelah ISIS datang ke Palestina dalam waktu dekat” hal ini sangatlah bertentangan dengan apa yang pernah disampaikan oleh organisasi teroris itu pada bulan Juli tahun lalu.

Organisasi teroris itu di awal tahun ini berpendapat bahwa mereka akan memperioritaskan  perang melawan orang-orang munafik dan murtad, karena dianggap lebih berbahaya daripada orang-orang kafir asli. (Baca: Putin Perintahkan Tangkap Baghdadi Hidup-Hidup)

Dia menambahkan bahwa “seruan pembebasan Masjid al-Aqsha, bukanlah kali pertama disampaikan oleh organisasi teroris tersebut dan juga bukan yang terakhir kalinya, seruan itu hanyalah senjata yang digunakan untuk menggerakkan perasaan umat Islam, dari waktu ke waktu, untuk mendapatkan lebih banyak pengikut baru” menurut pernyataan itu. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: The Times: Abu Bakr Al-Baghdadi Sang Bos Teroris Muncul di Fallujah Irak | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: