Nasional

Fatwa Nyeleneh Salafy; Dosa Besar Keluar Group Watshapp

Jum’at, 03 Juni 2016,

MALAYSIA, SALAFYNEWS.COM – Kekhawatiran para Salafy Wahabi boleh jadi melampaui ketakutan mereka kepada Tuhan. Jual-beli fatwa atas nama Tuhan dengan kata-kata yang ‘sebenarnya’ tak ada kaitannya dengan agama atau sekedar ‘kebetulan’.

Azhar Idrus, seorang ulama asal Malaysia, punya pendapat menarik yang menyebut bahwa meninggalkan grup WhatsApp itu sebagai sebuah tindakan dosa besar. (Baca: Netizen Kecam Fatwa Halal Penggunaan Narkoba Bagi Pria Beristri Jelek)

Menurut Azhar, tindakan left (keluar) group itu dalam pandangan tertentu, bisa dikategorikan sebagai memutus tali silaturahmi. Nah, dalam Islam, memutus silaturahmi ini adalah tindakan dosa.

Azhar mengatakan, tindakan left group yang dianggap berdosa ini adalah apabila seseorang melakukan left group tanpa pamit terlebih dahulu.

“Jika seseorang itu hendak ‘left group’ mereka disarankan agar memberitahu terlebih dahulu agar tidak menimbulkan praduga negatif,” tegasnya sebagaimana dikutip Sinar Harian Malaysia.

Sebenarnya fatwa nyeleneh Azhar bukan hal yang baru, ada begitu banyak fatwa-fatwa nyeleneh dan tak berbobot lainnya yang dikeluarkan mufti-mufti Wahabi.

Misalnya, ulama Mesir menghiasi headline pemberitaan setelah pernyataanya yang kontroversial. Dalam rekaman video, ulama Salafi Usamah al-Qaws mengeluarkan fatwa : pria diperbolehkan mengintip calon istri mandi. “Jika Anda benar-benar jujur dan ingin menikah dengan wanita itu, Anda bisa bersembunyi dan mengintip dia secara diam-diam, melihat hal-hal yang dia tidak akan biarkan Anda lihat sebelum menikahinya, maka dapat diterima asalkan niat Anda murni,” kata Qawsi dalam sebuah video, dikutip dari Al Arabiya, Senin (18/8). (Baca: Menteri Agama Al-Jazair: Fatwa ‘Bid’ah Maulud’ Wahabi Jauhkan Umat Islam Mencintai Nabi)

Lain halnya dengan ulama Arab Saudi yang menerbitkan fatwa melarang warganya membuat manusia salju. Fatwa ini dikeluarkan oleh ulama kondang Sheikh Mohammed Saleh al-Munajjid beberapa waktu lalu. Sheikh Mohammed Saleh al-Munajjid menegaskan, membuat manusia salju sama halnya menggambar tubuh manusia, seperti yang dilansir oleh BBC, Selasa (13/1).

Sheikh Bandar al-Khabiri, menolak teori yang menyatakan Bumi berputar mengelilingi Matahari. Dia menyebut bahwa Bumi diam, tidak bergerak sebagaimana teori yang berkembang saat ini.

Pendapat itu dilontarkan saat menjawab mahasiswa yang bertanya apakah Bumi diam atau bergerak. Dia menjawab: “Diam dan tidak bergerak,” tutur Bandar al-Khabiri sebagaimana dikutip dari situs Al Arabiya, Selasa 17 Februari 2015.

Contoh lain dari kesesatan ajaran wahabi, mereka meyakini bahwa mencium Mushaf itu perbuatan bid’ah, bahkan mencium tangan ulama atau nisan kuburan Ulama itu bisa mendekatkan kepada kemusyrikan, atau alasan klasiknya tidak ada dalil yang menganjurkan itu semua. (Baca: Fatwa Ulama Salafi-Wahabi Mesir: Calon Pria Boleh Intip Tunangan Saat Mandi)

Guna menghadapi fatwa-fatwa semacam, seluruh ulama Islam harus mencincingkan lengan baju untuk menjawab dan menganalisanya dengan menggunakan dali dan argumentasi yang kuat. Jika tidak demikian, pada suatu kelak kita akan menyaksikan keharaman melakukan transaksi sesama muslim, dan pembunuhan sesama muslim. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: