Amerika

Gabbard Tuduh Washington Suplai Senjata Kepada Teroris al-Qaeda dan ISIS

Senin, 12 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, AMERIKA – Seorang anggota DPR perempuan Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Tulsi Gabbard dalam akun “Tweet” miliknya telah menuduh Washington menyuplai senjata kepada organisasi teroris al-Qaeda dan ISIS. (Baca: Video: Inilah Bukti AS Beri Bantuan kepada Teroris ISIS)

Dalam Tweetnya yang ia tulis di halaman Twitter miliknya berbunyi, “Jika Saya ataupun Anda memberikan uang atau senjata ataupun memberikan dukungan kepada al-Qaeda atau ISIS, kita pasti akan dilemparkan ke penjara, lalu mengapa pemerintah kita bisa dengan bebas melakukannya?”.

Tweet Tulsi Gabbard

Sebelumnya Gabbard mengumumkan bahwa upaya-upaya untuk melengserkan presiden sah Suriah Bashar Assad adalah tindakan ilegal, ia juga menyatakan keprihatinannya atas penetapan zona larangan terbang di Suriah. (Baca: Media Inggris Bongkar Transaksi Senjata AS dan Saudi Untuk Teroris ISIS)

Ungkapan in disampaikan Gabbard yang popularitasnya sedang naik daun di kalangan Partai Demokrat pada saat pertemuan tatap muka dengan presiden AS terpilih Donald Trump, dalam pertemuan yang mempertemukan keduanya sebelumnya, sebagaimana yang diungkapkan situs “The Daily Beast”.

Gabbard juga disebut-sebut dekat dengan Kepala Penasehat Gedung Putih yang baru ySteve Bannon yang merupakan anggota pertama Kongres dari Partai Demokrat yang telah bertatap muka dengan Presiden Donald Trump. Gabbard telah mengantisipasi kritikan yang mungkin akan diarahkan kepada dirinya dari sisi kiri dengan mengatakan bahwa pertemuan tersebut hanya fokus membahas masalah kebijakan luar negeri yang diperlukan untuk menemukan kesamaan untuk keseimbangan politik di pemerintahan. (Baca: ISIS Predator Ciptaan Saudi-Israel Untuk Acak-acak Timur Tengah dan Islam)

Situs tersebut mengutip dari Gabbard yang mengatakan bahwa, “Amerika Serikat harus berusaha untuk tidak melawan Rusia karena hal ini akan menimbulkan konflik”. Ia menjelaskan bahwa “pemerintah Assad akan tetap berkuasa”. Ia juga mengungkapkan bahwa setiap upaya yang dilakukan untuk melengserkan presiden Bashar Assad adalah tindakan ilegal, seperti dilansir oleh kantor berita AlMayadeen (10/12).

Selain itu, pada bulan maret lalu, Gabbard yang merupakan anggota DPR AS dari Partai Demokrat adalah salah satu dari tiga anggota Kongres yang memberikan suara untuk menentang resolusi parlemen AS yang mengutuk pemerintahan Assad yang dituduh melakukan kekerasan terhadap warga sipil Suriah. Ia juga termasuk salah satu orang yang mendukung untuk memperkuat hubungan negaranya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, di mana ia menulis pada September 2015 lalu di hari pertama ketika Rusia masuk ke Suriah, “Hal ini begitu membingungkan, negara kami memprotes Rusia yang telah membom para teroris”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: