Internasional

Gagalnya Si Cantik Rusia Gabung ISIS

Salafynews.com, ISTAMBUL – Varvara Karaulova, seorang remaja putri berusia 19 tahun dari Rusia, ditemukan di Turki setelah dilaporkan hilang minggu lalu. Ayah Nona Karaulova menduga anaknya telah direkrut ISIS.

Nona Karaulova ditangkap dan ditahan oleh pasukan kontra terorisme Turki pada hari Kamis (4/5) saat ia sedang berusaha melintasi perbatasan di kota Kilis, Turki.

Ayahnya, Paver Karaulov yang menanti berita tentang anaknya di Istambul, mengatakan kepada pewarta, bahwa kecurigaan tentang perjalanan sang putri itu masih mengguncang dirinya.

“Awalnya saya merasa lega”, ungkapnya pada The World Post setelah menerima kabar bahwa putrinya telah ditahan”, tapi perasaan saya sekarang campur aduk. Hal ini benar-benar mengagetkan”.

Nona Karaulova yang kini masih menjalani pendidikan tahun keduanya di fakultas filsafat di Moscow State University, hilang sekitar seminggu lebih dan tidak melakukan kontak dengan keluarga sama sekali, sebelum kemudian ditahan di Turki.

Mr. Karaulova dan mantan istri menjadi khawatir mengenai keadaan putrinya setelah menerima email dan pesan teks dari putrinya itu yang berisi ucapan selamat tinggal dan pesan supaya mereka berdua mau mengurus anjing peliharaan kesayangannya.

Mereka kemudian segera menghubungi pejabat-pejabat berwenang Rusia dan juga menghubungi teman-teman putri mereka dalam rangka mencari informasi tentang rencana apa yang sedang dipikirkan putri mereka itu.
Teman-temannya di universitas mengatakan bahwa Nona Karaulov mulai mengenakan hijab dan berpakaian sangat konservatif semenjak Oktober lalu, tak lama setelah mengikuti kelas bahasa Arab.

Varvara Karaulova

Varvara Karaulova

Polisi Rusia yang berbicara kepada Mr. Karaulova mengatakan kepadanya untuk menunggu selama tiga hari sebelum bisa melanjutkan kasus ini.

Merasa jika putrinya yang ia curigai tengah berusaha menuju ke Suriah itu tidak akan bisa terkejar lagi jika harus menunggu tiga hari, Mr. Karaulova segera menghubungi teman-temannya yang mempunyai pengaruh di pemerintahan.

Setelah menyebar luaskan di media sosial mengenai kehilangan putrinya, 21.000 tanggapan yang dia terima, Mr.Karaulova juga mendengar tentang banyaknya orang-orang yang tidak beruntung dalam menemukan anggota keluarga mereka yang hilang. Karenanya, ia sekarang berharap kisahnya ini bisa meningkatkan kewaspadaan keluarga-keluarga yang mungkin memiliki kisah yang serupa dengannya di masa depan, agar mereka bisa mencegah siapapun yang berencana pergi ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok teroris.

“Aku benar-benar tidak mengerti,” ucapnya.

“Ia selalu di rumah dan belajar. Ia begitu bisa dipercaya. Hal ini harus jadi pelajaran untuk kita semua,” tambahnya.

Nona Karaulova akan segera dideportasi, kembali pulang ke Rusia pada hari Senin nanti. Namun masih belum diketahui apakah ia akan dihukum atas tindakannya ataukah tidak. (lm/9news)

2 Comments

2 Comments

  1. wal suparmo

    June 6, 2015 at 1:50 pm

    Padahal ia bertujuan supaya bisa jadi menjadi pemuas nafsu puluhan anggota ISIS.Sesuai agamanya, nikmat dan masuk sorga dunia dan akherat.

  2. Pingback: Si Cantik Kembali Ke Moskow Untk Diinvestigasi | Salafy News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: