Fokus

Geraja-Gereja Kanada Tentang Islamophobia di Negara-nya

KANADA, Salafynews.com – Gereja-gereja Kanada dengan mengeluarkan sebuah surat terbuka atas penyebaran Islamofobia di negara tersebut juga mengungkapkan keprihatinan dan mengajak kesemuanya untuk melawan fanatisme dan diskriminasi terhadap kaum muslimin.

Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari On Islam, Gereja dan kelompok-kelompok agama meminta semua masyarakat Kanada, baik para politikus dan media supaya melawan perkembangan kefanatikan dan diskriminasi terhadap kaum muslimin di negara tersebut.

Quaker Kanada
Komite Layanan Sahabat di Kanada, yang terkait dengan sekte Kristen Quaker, yang juga mereka namakan Quaker, dengan memublikasikan sebuah surat telah mengumumkan bahwa dengan terlihatnya diskriminasi dan kefanatikan yang sudah terbiasa terhadap kaum muslimin di Kanada, mereka merasa takut dan resah.
Dalam surat ini Kaum Quaker meminta kepada semua masyarakat Kanada supaya melawan masalah tersebut.
Para penandatanganan surat ini meminta para politikus dan media supaya melawan Islamofobia, kebencian, rasisme, kemunafikan dan ketidakadilan.

Demikian juga, surat ini meminta penyebaran pengetahuan dan wawasan di kalangan masyarakat Kanada.
Dalam surat ini, para penganut kelompok Kristen Quaker mengintroduksikan bahwa untuk menambah pengetahuan dan penyebaran informasi valid tentang pelbagai masyarakat Kanada dibutuhkan progam-progam edukasi baru dan dialog antar kebudayaan.

Dalam surat ini ditegaskan, kaum muslimin seperti para penganut agama Ibrahimi lainnya, yang memprioritaskan perdamaian, cinta dan rasa tanggung jawab di hadapan Allah dan makhluk dan agama-agama Ibrahimi tersebut memiliki persamaan dalam sejarah, ideologi moral dan spiritual. Kami akan mendukung kaum muslimin untuk memilih corak hidup Islaminya.

Persatuan Gereja Kanada
Pada tanggal 13 Oktober juga, Pendeta Jordan Cantwell, Direktur Persatuan Gereja Kanada dengan memublikasikan sebuah surat mengungkapkan keprihatinannya atas bertambahnya Islamofobia di Kanada.

“Intonasi percakapan, khususnya di media sosial telah membangkitkan kebencian. Saya meminta kalian semua masyarakat Gereja, para pemimpin politik dan semua eleman masyarakat supaya melawan kefanatikan dan Islamofobia dalam masyarakat kita yang sedang berkembang,” tulisnya dalam surat tersebut.

Dia menambahkan, saya mendorong kalian supaya terus berupaya mengenal lebih para saudara/saudari kalian. Kefanatikan dan ketakutan bersumber dari ketidaktahuan dan kesalahpahaman.
Penentangan gereja-gereja Kanada muncul setelah intensifikasi perdebatan dan dialog tentang hak penggunaan niqob muslimah. [Sfa/Iqna]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: