Nasional

Gorontalo dalam Sejam Diguncang Gempa Dua Kali

Jum’at, 01 Juli 2016,

SALAFYNEWS.COM, GORONTALO – Dalam sejam, Provinsi Gorontalo diguncang gempa sebanyak dua kali. Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa pertama terjadi Kamis (30/6) pukul 17.46 WIB dengan kekuatan 5 SR. Pusat gempa terletak pada koordinat 1,09 LU dan 121,80 BT atau 42 Km arah timur laut Bunobogu pada kedalaman 45 Km.

Gempa bumi ini dirasakan oleh warga di Tolinggula, Marisa, Embodo, Popalo dan Bionga. Sedangkan intensitas II SIG BMKG (III MMI) dirasakan di kota Gorontalo, Boroko, Pinogu, Bukaan dan Toli-Toli.

“Skala intensitas II SIG BMKG (III MMI) memiliki gambaran dampak gempabumi dirasakan orang banyak tetapi tidak menimbulkan kerusakan. Benda-benda ringan digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar,” kata Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan resminya, Kamis (30/6)

Guncangan dilaporkan dirasakan cukup kuat di wilayah tersebut hingga menyebabkan warga lari berhamburan keluar rumah. Hingga saat ini belum ada laporan megenai kerusakan banguan rumah sebagai dampak gempabumi.

Sementara itu, gempabumi kedua, terjadi pada pukul 18.43.13 WIB dengan kekuatan 5 SR. Pusat gempa terletak pada koordinat 0,50 LU dan 123,62 BT, tepatnya pada jarak 41 Km arah selatan Pimpi, Bolaang Mongondow pada kedalaman hiposenter 228 Km.

Menurut Daryono, kedua gempabumi yang terjadi sama-sama disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng. Gempabumi pertama terjadi pada sistem subduksi Sulawesi Utara yang menunjam ke selatan pada North Sulawesi Trench, tepatnya di bidang kontak antara Lempeng Sulawesi Utara dan lengan utara Sulawesi yang tersusun oleh batuan CAK Volcanism Sulawesi Utara di kedalaman 45 Km.

Sedangkan gempabumi yang kedua dibangkitkan oleh sistem subduksi Lempeng Maluku Utara yang menunjam pada East Sangihe Trench ke arah baratlaut di kedalaman 228 kilometer.

“Gorontalo merupakan salah satu daerah rawan terjadi gempabumi. Daerah ini pernah diguncang gempa berkekuatan 7,3 SR pada 16 November 2008 yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia, 59 orang luka-luka serta ratusan rumah rusak,” kata Daryono. (SFA)

Sumber: Sinar Harapan

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: