Nasional

Gus Tutut: Jangan Ragu Turunkan Spanduk ‘Khilafah’ Peneror dan Pemakar NKRI

Jum’at, 29 April 2016,

SALAFYNEWS.COM, SEMARANG – Semakin marakanya gerakan ‘khilafah’ yang anti NKRI, Ketua Umum GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas (Gus Tutut) mengajak segenap anggota Ansor untuk berkontribusi nyata sebesar apapun itu untuk Indonesia. Ia mengimbau mereka untuk melepaskan segala atribut yang mengarah pada propaganda makar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Baca: Prof Sumanto Al-Qurtuby: Konsep Negara KHILAFAH Bukan Produk Tuhan)

“Jangan ragu menurunkan poster yang menjadi teror dan menentang NKRI di wilayah masing-masing,” kata Gus Tutut mengimbau sedikitnya ratusan Banser yang tengah mengadakan apel di halaman Makodam IV Diponegoro, Semarang, Kamis (28/4).

#SayNoToTerorisme

Gus Tutut juga berpesan kepada GP Ansor Jateng untuk kerja nyata dalam menanggulangi radikalisme dan terorisme. Ia mengingatkan pasukannya untuk terlibat aktif dalam upaya menjaga NKRI dari ancaman radikalisme dan terorisme. (Baca: Prof Sumanto Al-Qurtuby: Sistem Khilafah Itu Sekuler Bukan Religius)

Di hadapan anggotanya, ia menceritakan kisah seekor semut kecil yang membawa setetes air untuk memadamkan api yang sedang membakar tubuh Nabi Ibarahim.

“Sumbangsih semut kecil ini ditertawakan oleh seekor burung. Itu menunjunkkan keberpihakan semut kepada Nabi Ibrahim. Artinya sekecil apapun kontribusi kita kepada Indonesia, itu menunjukkan keberpihakan kita kepada bangsa dan negara ini,” kata Gus Tutut. (Baca: Inilah Misteri Kelompok Khilafah Anti NKRI Serang Densus 88 dan NU)

Apel ini diikuti 700 anggota Banser dan 300 anggota TNI serta Polri se-Jateng. Mereka menyatakan sepakat untuk menangkal aksi radikalisme dan terorisme, serta semua hal yang mengancam NKRI. Mereka menggelar Kemah Bakti Kebangsaan dan Apel Kesetiaan NKRI yang berlangsung Kamis-Sabtu (28-30/4), dikutip dari NU.or.id (29/04).

Melihat di beberapa Negara bahwa gerakan rakyat adalah gerakan yang bisa melawan setiap penjajahan oleh para penjajah, contoh nyata di India, Mahatma Gandhi tidak akan bisa mengusung gerakan Kemerdekaan India dari koloni Britania Raya melalui aksi demonstrasi. Kita Lihat Kuba, tanpa keberanian para petani yang ikut bergerilya, Ernesto “Che” Guevara tidak akan bisa memenangkan Revolusi Kuba yang menggulingkan diktator Batista boneka Amerika. (Baca: Denny Siregar: NU, Muhammadiyah Lawan Tangguh Pendukung Khilafah)

Karena sedikit-sedikit lama lama menjadi bukit. Gerakan kecil kita untuk menyampaikan pesan ini kepada khalayak masyarakat, sebuah langkah kecil anda beranjak dari kenyamanan rumah bersama warga menurunkan spanduk dan baliho-baliho pemakar NKRI yaitu Khilafah di dekat rumah, bisa menyelamatkan masa depan bangsa ini.

Banser Nu Turunkan Spanduk Khilfah HTI di Makasar

Jangan anggap remeh kontribusi anda, kalau tidak sekarang kapan lagi? Kalau bukan kita siapa lagi?, gerakan ini sudah dilakukan Banser NU, yang telah menurunkan spanduk ‘Khilafah’ anti Pancasila di pagar mesjid Al-Abrar, Gunung Sari Baru, Makassar. (Baca: Abu Janda Al-Boliwudi: Kelompok Khilafah, Wahabi, Teroris Serang Pemerintah, TNI dan POLRI)

Sebagai wujud sepakat untuk menangkal dan memerangi aksi radikalisme dan terorisme, apel ini juga diwarnai dengan penandatanganan oleh berbagai pihak termasuk Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Ali sodikin

    April 29, 2016 at 10:18 pm

    Allohu akbar…ini ucapan yang mampu menarik kekuatan batin kita untuk membantu kekuatan lahir dalam membentengi NKRI dari orang2 yang tidak bisa di orangkan..dari manusia ynr tidak mau di manusiakan..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: