Headline News

Habib Lutfi: Waspada! Isu Syiah Dibuat Supaya Habaib dan Kiai Pecah

habib-lutfi-bin-yahya

Sabtu, 29 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, JEPARA – Ketua Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (Jatman) Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Pekalongan membaiat seribu santri dalam rangka memperingati Hari Santri yang digelar di halaman Masjid Baiturrahim, Tengguli, Bangsri, Jepara, Kamis (27/10). (Baca: Habib Lutfi bin Yahya: Isu Syiah Dihembuskan Untuk Jauhkan Umat Islam Mencintai Keluarga Nabi)

Ciri-ciri kelompok Radikal dan Ekstrimis

Dalam ceramahnya, Habib Luthfi mengingatkan para pemuda supaya paham sejarah baik sejarah pahlawan kenegaraan maupun sejarah Walisongo sehingga kecintaannya tidak mudah dikendorkan oleh pihak-pihak lain.

“Para pemuda harus tahu sejarah!” tegasnya. (Baca: Stempel Syiah Cara Wahabi, Teroris Serta Kelompok Radikal Padamkan Cahaya Qur’an dan Sunnah yang Cinta Persatuan)

Dalam kesempatan itu, Habib lutfi bin Yahya ini juga menekankan, kepada kaum muslimin agar tidak mudah terprovokasi tentang Isu Syiah (sektarian) yang ditebar oleh oknum yang tak bertanggungjawab. Ia kemudian menjelaskan panjang tentang kenapa isu Syiah ini ditebar. (Baca: Radikalisme dan Terorisme Adalah Buah Haram Wahabisme)

“Isu Syiah ini dibuat supaya antara kiai dan habaib pecah, supaya orang tidak lagi percaya dengan Walisongo karena Walisongo itu keturunan Sayyidina Ali. Kalau orang sudah tidak percaya Walisongo maka akan kehilangan sejarah, Jika sejarah hilang, akan mudah dihancurkan,” tandasnya kembali. (Baca: Islam Nusantara Rahmatan Lil Alamin Bukan Laknatan Lil Alamin)

Habib Luffi bin Yahya

Hal itu juga sama diungkapkan sejarawan NU, KH Agus sunyoto juga menjelaskan bahwa paham Wahabi menganggap Walisongo itu tidak sefaham dengan mereka dan mereka membikin seolah-olah yang membawa (Islam) ke sini adalah Wahabi. Tapi itu artinya Islam baru berkembang 1803. Sebelum itu, nggak ada Islam berarti. Itu pemalsuan sejarah. Pemalsuan sejarah yang tidak cerdas!. (Baca: Agus Sunyoto; Wahabi Singkirkan Wali Songo)

Semua yang berseberangan paham dengan mereka akan dibunuh saja. Bahwa paham merekalah yang paling benar. Karena mereka menghalalkan segala cara. Kalau bukan golongan mereka, ya disingkirkan. Untung saja mereka minoritas di Indonesia.

Pada akhir acara yang diselenggarakan oleh GP Ansor Ranting Tengguli dan Sarkub Jepara ini, Habib Lutfi membacakan ikrar kesetiaan kepada NKRI dengan diikuti santri-santri dari beberapa pesantren se-Kecamatan Bangsri. (SFA/Nu.or.id)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: