Nasional

Habib Saggaf Al-Jufri Ketua Utama Al-Khairat: Waspada Aliran Wahabi!

14 Februari 2016,

SALAFYNEWS.COM, PALU – Ketua Utama Alkhairat, HS. Saggaf Muhammad Aljufri mengingatkan kepada umat islam agar mewaspadai paham wahabi yang saat ini sudah berada disekitar kita. Menurutnya, paham atau aliran yang muncul dari Saudi Arabia sejak abad XVII oleh Muhammad Wahab itu mulai menyusun kekuatan.

Wahabisme Bahaya Bagi Kedaulatan NKRI dan Persatuan Islam

Hal itu disampaikan Habib Saggaf saat menjadi keynot speaker pada workshop membangun kesadaran hukum untuk budaya damai dan keserasian sosial di salah satu hotel dikota Palu, pekan lalu. (Baca: Rais ‘Aam PBNU; Wahabi, Salafy, ISIS Ngaku-Ngaku Ahlusunnah)

Habib menjelaskan, Wahabi adalah paham yang mengklaim sama dengan aliran ahlusunnah wal jamaah dan memegang mazhab hambali.

“Tapi tidak semua mazhab Hambali mereka terima. Ini salah satu aliran yang keras, ekstrim dan radikal,” katanya. Kata dia, aliran ini bekerjasama dengan pemerintah Saudi, yang mana bila ada masalah politik maka akan ditangani pemerintah dan masalah keagamaan ditangani sendiri. (Baca: Persekutuan Hitam Rezim Saudi dengan Wahabisme yang Anti Nabi Muhammad)

“Mereka punya cukup dana yang besar dan ingin pahamnya disebarkan,” tambahnya.

Menurutnya, meski mengklaim sama dengan ahlusunnah wal jamaah, namun sesungguhnya paham ini berbeda, dimana ada masalah yang sesungguhnya tidak prinsipil, tapi bagi aliran ini sangat prinsipil. “Seperti ziarah kubur, mereka anti ziarah kubur. Orang yang ziarah kubur langsung dicap kafir, kalau kafir bagi mereka halal darahnya dibunuh,” tekannya.

Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini aliran tersebut menyebarkan alirannya dengan modus mengajar bahasa arab, tapi dicekoki doktrin wahabi. (Baca: Website Sarkub Bongkar Kepalsuan Wahabi Palsukan Kitab Aswaja)

“Seperti mengharamkan barzanji, tawasul dan sebagainya,” katanya.

Di Sulawesi Selatan kata dia, mereka juga telah memiliki sekolah, semua anak-anak digiring karena gratis, bahkan mereka memberikan uang saku.

“Banyak anak-anak kita dari Palu sepulangnya dari sana menjadi ekstrim dan keras,” ujar Habib. (Baca: Stop Sebut “Islam Itu Teroris”, Wahabi Teroris dan Bukan Islam)

Olehnya kata dia, aliran itu tidak boleh dibiarkan dan menjadi kelompok yang besar. Bila nanti berhadapan dengan kelompok yang tidak sependapat, maka dikhawatirkan akan terjadi pertumpahan darah. “Jadi ini harus dicegah dan harus diwaspadai karena akan menimbulkan masalah besar dikemudian hari. ISIS ini bibitnya dari Wahabi,” imbuhnya. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Taufik Attamimi

4 Comments

4 Comments

  1. Pingback: Keluarga Besar NU Cirebon Tolak Pengajian Ustad Wahabi yang Anti Walisongo | SALAFY NEWS

  2. Pingback: TOP.. Dialog Santri Aswaja dan Mahasiswa Wahabi Tentang ‘Arsy Allah’ | SALAFY NEWS

  3. Pingback: Tokoh Salafy-Wahabi Radikal Al-Jazair Dipenjara Karena Ancam Bunuh Wartawan | SALAFY NEWS

  4. Pingback: Bongkar Kebohongan Dr Zakir Naik Ustad Wahabi yang Anti Maulid | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: