Amerika

Hacker The Impact Team: Situs Selingkuh Ashley Madison Tak Aman

Salafynews.com, WASHINGTON DC Hacker yang mengungkap data Ashley Madison pada akhirnya angkat bicara. Mereka mengungkap dalam sebuah wawancara, bahwa website itu sebenarnya tidak punya pengaman dan sungguh sangat mudah untuk dibobol. (Baca Heboh, Hacker Bocorkan 37 Juta Nama Pengguna Situs Selingkuh)

ashley madison

Jika benar, berita ini akan sangat memalukan bagi layanan perselingkuhan yang secara eksplisit menawarkan sejumlah anggota anonim yang mereka punya. Website itu di halaman depannya juga mengklaim pihaknya “100 persen berhati-hati” dan memiliki sebuah “penghargaan kepercayaan keamanan”.

Dalam sebuah wawancara dengan Vice’s Motherboard, sebagaiman dirilis Russian Today pada hari Sabtu (22/8) kemarin, hacker yang menyebut pihaknya “the Impact Team”  itu mengatakan bahwa kelompoknya sangat berpengalaman, jadi sebelumnya, mereka telah melakukan berbagai strategi persiapan yang akan membuat serangannya benar-benar tak terdeteksi, namun saat mereka beraksi, mereka sama sekali tidak menemukan halangan apapun ketika membobol situs Ashley Madison.

“Tidak ada pengawas, tidak ada keamanan. Hanya sesuatu yang tersegmentasi dalam sebuah jaringan,” ungkap tim tersebut dalam wawancaranya.

Tim itu mengatakan bahwa pihaknya telah mengoleksi sekitar 300 gigabytes email dan dokumen para pekerja disana. Ditambahkan pula, mereka menyatakan bahwa mereka telah mengumpulkan puluhan ribu foto-foto para pengguna, dimana 33 persennya adalah gambar-gambar “bagian pribadi tubuh” anggotanya, yang menurut para hacker itu tidak akan pernah dirilis nantinya.

Ketika ditanya apa tanggapan mereka terhadap kenyataan bahwa Ashley Madison tetap online walaupun The Impact Team telah mengancam untuk merilis data-data yang telah dikumpulkan, para hacker itu mengatakan bahwa mereka tidak terkejut , karena Ashley Madison bisa menghasilkan 100 juta dolar untuk tindak penipuan ini hanya dalam waktu setahun. Meski begitu, the Impact Team mengatakan bahwa mereka tidak menyimpan informasi kartu kredit para anggota meski mereka mengetahui  nomor dan alamat tagihan. (SFA/LM/RussianToday)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: