Editorial

“Hasutan Sektarian” Modal Media Radikal dan Wahabi

Salafynews.com, JAKARTA – Tidak ada henti-hentinya komplotan Wahabi-Salafi menebarkan benih kebencian dan fitnah diantara sesama umat Islam melalui media radikalnya. Komplotan Wahabi-Salafi dengan situs-situsnya NahiMunkar.com, Arrahmah.com, Mustaqbal.net, Voa-islam.com, eramuslim.com, Radio Rodja, TV al-Wisal, dan media-media lainnya, yang dengan begitu mudanhnya menuduh orang lain atau madzhab dengan sesat tanpa ada bukti yang kuat. Media yang selalu menebarkan fitnah dan memanipulasi realita yang kosong dan cenderung penuh dengan kebohongan. Baca Daftar Website berlabel Islam Bukan Ahlussunnah wal Jama’ahSkandal Illuminati Radio Rodja dan Rodja TV dan serta TV Wahabi lainnya

Media RadikalYa itulah Wahabi-Salafi yang sengaja dibuat Yahudi untuk memecah belah umat Islam. Sekarang mereka telah berganti casing menjadi “Salafi”, namun tetap saja berjenggot dan tukang fitnah. Meskipun Casing-nya “Salafi” tetap saja mereka merasa dirinya paling benar, pasti selamat serta masuk surga. Sehingga hanya “Salafi” saja golongan yang harus tetap eksis di dunia. Sedangkan golongan lain sesat, bid’ah dan tidak mendapatkan keselamatan karena musyrik sehingga tidak layak keberadaannya, dan harus dicela dalam forum-forum dan dihambat realita kebenarannya meski secuil.

Arogansi Wahabi-Salafi ini semakin kebablasan ketika media-media mereka mempromosikan bahwa “Salafy” adalah Islam yang paling murni. Ini berarti jika anda seorang muslim maka anda harus mengaku sebagai “Wahabi-Salafi”, Jika tidak maka bisa jadi keislaman anda diragukan keabsahannya. Anda jangan cuma mengaku muslim, karena orang Sunni dan Syiahpun juga mengaku muslim. Padahal “Salafi” yang ada sebeblumnya tidak sama dengan slogan Salafi kaum wahabi ini, bahkan jauh dari ajaran-ajaran salafi yang di bawah oleh ulama-ulama kita dahulu.

Anda jangan hanya mengaku muslim berdasarkan Al-Quran dan sunnah, karena orang Asy’ari juga mengaku hal yang sama. Maka anda harus berkata: “Ana Wahabi-Salafi”. Menurut mereka inilah yang benar, dan mendapat keselamatan dan pasti masuk surga. Sedangkan yang lain sesat dan bid’ah bahkan musyrik. Itulah di antara ancaman-ancaman yang belakangan ini sering muncul di media-media wahabi. Sebagaimana kita saksikan dalam berbagai media massa atau pun media sosial yang kini makin ramai.

Bahaya kelompok radikal Wahabi-Salafi akidah tauhid umat islam sangat nyata. Di indonesia ajaran Wahabi-Salafi sudah menyebar. Rodja TV, wesal TV, insan TV nampaknya media dakwah mereka yang setiap hari menyebarkan faham radikalnya. Banyak orang awam yang akan terpedaya dengan dakwah mereka bahkan akan ikut-ikutan membidahkan bahkan mengkafirkan umat islam lain yang tidak sefaham dengan mereka.

Kesadaran dan keseriusan seperti mempromosikan islam nusantara yang damai dan santun seharusnya sudah dilakukan bertahun-tahun, karena itu adalah langkah yang baik untuk mempromosikan persatuan nasional. Dan tentu akan menekan kelompok-kelompok yang ingin menabur benih perselisihan sektarian, asalkan dilakukan secara komprehensif, berkelanjutan dan bukan hanya sekedar reaksi atas serangan bom saja.

Mari kita bersikap jujur dan akui bahwa pemerintah selama ini diam dan bungkam atas hasutan sektarian selama beberapa tahun terakhir, baik saluran TV maupun media yang menciptakan mobilisasi “opini publik” Sunni melawan Syiah. Bahkan yang lebih mengerikan lagi, sebagian mereka menyuplai teroris ekstremis ke Suriah dan Irak.

Media seharusnya bertanggung jawab dan peduli terhadap kepentingan nasional dalam hal keterbukaan terhadap semua golongan apapun agama dan mazhabnya. menyerukan hidup berdampingan, solidaritas dan toleransi dalam kehidupan beragama, bermazhab dan berkeyakinan serta menutup semua pintu hasutan sektarian.

Sektarianisme adalah penyakit yang paling berbahaya yang mengancam masyarakat kita dan memperdalam kebencian dan dendam terhadap yang lain, yang adalah saudara sekaligus, penyakit harus diberantas dari akarnya, dan sesegera mungkin sebelum terlambat dan sulit untuk menyembuhkan.

Dengan makin maraknya media-media Wahabi-Salafi yang disokong Yahudi yang suka menebar benih kebencian diantara sesama umat Islam, kami menghimbau kepada muslimin di Indonesia untuk berhati-hati membuka situs-situs yang berpaham Wahabi-Salafi seperti NahiMunkar.com, Voa-Islam.com, Arrahmah.com, GemaIslami.com, dll. Umat Islam harus waspada dan jangan termakan isu-isu miring yang dihembuskan oleh media-media Salafi Wahabi berlabel Islam itu. Tetap jaga ukhuwah Islamiyah dan tebarkan Islam yang damai, Islam yang menunjukan rahmat bagi sekalian alam. Jaga Islam Nusantara dan NKRI tanah air tercinta dari peperangan atas nama agama. (SFA/MM/Muslimedianews/ahlulbaitnabisaw.blogspot)

4 Comments

4 Comments

  1. Pingback: Persatuan Sunnah-Syiah Pesan Ilahi Untuk Negri | Salafy News

  2. Pingback: Lecehkan NU dan Gus Dur. Situs Radikal Voa-Islam Dilaporkan Ke Kabareskrim | VOA ISLAM NEWS

  3. Pingback: Prof Sumanto Al Qurtuby: Arab Menjadi Barat, Indonesia Menjadi Arab (2) | SALAFY NEWS

  4. Pingback: Kedatangan Syekh Al-Azhar Untuk Misi Islam Damai | VOA ISLAM NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: