Amerika

Hindari Ganti Rugi Korban 9/11, Saudi Berpikir Alihkan Dana ke Luar AS

Rabu, 25 Mei 2016

SALAFYNEWS.COM,  RIYADH  –  Rezim Saudi kini sedang bekerja melawan waktu untuk melihat sejumlah efek negatif terhadap investasi mereka yang berada di luar negeri jika memang mereka benar-benar nantinya diadili di Amerika Serikat atas tuduhan pemberian dukungan dalam aksi serangan 11 September yang menewaskan lebih dari tiga ribu orang.

Pada minggu lalu, Senat AS menyuarakan keputusan yang mengizinkan pengadilan terhadap Arab Saudi karena perannya yang sejauh ini belum ditetapkan dalam serangan teroris itu. Saat ini senat sedang menanti suara dari Dewan Perwakilan Rakyat AS terhadap hukum tersebut.

Arab Saudi merasa sangat khawatir akan masa depannya, karena di satu sisi kandidat Partai Republik, Donald Trump, tidak memiliki banyak kedekatan Riyadh dan menuntut peninjauan kembali hubungan AS-Saudi, sementara di sisi lain dua kandidat Demokrat yaitu Bernie Sanders dan Hillary Clinton mendukung setiap keputusan yang bertujuan untuk mengungkap fakta secara menyeluruh terkait peristiwa pemboman 11 September termasuk mencabut kekebalan negara seperti Arab Saudi.

Keseriusan beberapa pihak di AS untuk mengungkap 28 halaman bukti keterlibatan Saudi, Riyadh menarik kembali ancamannya untuk menarik aset-asetnya dari pasar AS. Sebaliknya, kini mereka sedang serius mempelajari dampak negatif terhadap investasi mereka jika memang mereka benar-benar jadi diadili.

Diperkirakan bahwa mereka diharuskan untuk memberikan kompensasi yang mencapai ratusan miliar dolar jika pengadilan AS menetapkan keterlibatan Arab Saudi, dimana mereka akan mengambil kompensasi dari investasi Saudi di pasar AS secara langsung. (Baca: CIA Hapus Jejak Keterkaitan Saudi dalam Serangan 9/11)

Risiko tidak hanya akan terbatas dalam memberi kompensasi kepada keluarga korban serangan teroris, namun bisa jadi kompensasi juga harus diberikan kepada semua yang terkena dampak jatuhnya menara kembar WTC yang terpaksa harus kehilangan pekerjaan dan proyek mereka. Jika dalam hal pengadilan Amerika menerima tuntutan mereka-mereka yang terkena dampak itu maka Arab Saudi akan dihadapkan pada skenario sangat menakutkan.

Arab Saudi menyadari bahwa fase saat ini tidak lagi memerlukan tindakan lobi, karena lobi-lobi tidak akan dapat menghadapi pengadilan Amerika dalam kasus-kasus terorisme. (Baca: Senator AS; Paksa Obama untuk Terbitkan Dokumen Keterlibatan Arab Saudi dalam Serangan 9/11)

Sebaliknya, beberapa kantor konsultan internasional dan sejumlah mantan pejabat terutama di Perancis dan Inggris sedang mengkaji bagaimana cara melindungi investasi Saudi yang berada di luar negeri dari potongan denda yang mungkin saja dikeluarkan oleh pengadilan Amerika Serikat karena peristiwa 11 September.

Pembicaraan berlangsung di sejumlah ruang pertemuan di Paris terkait keinginan Arab Saudi untuk memindahkan sebagian investasinya dari Saudi ke sejumlah negara Barat dan Timur seperti Perancis, Jerman dan bahkan Cina serta India. Beberapa negara tersebut merupakan pasar potensial di dunia yang mampu menyerap uang dalam jumlah besar, Tujuannya jelas, melindungi dana dari setiap penuntutan AS. Empat negara tersebut terutama Cina yang dikenal sangat melindungi investasi milik negara asing. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: