Internasional

Houthi Tanggapi Dingin Sanksi PBB

Salafynews.com – Mohammad Bukhaiti, anggota Biro Politik Gerakan Ansarullah Yaman, saat menanggapi resolusi Dewan Keamanan PBB terkait Yaman mengatakan bahwa Resolusi Dewan Keamanan tidak adil dan tidak akan mencegah rakyat Yaman untuk menuntaskan revolusi mereka dan membasmi al-Qaeda di Yaman.

“Kami tidak perlu menanggapi setiap resolusi PBB yang tidak memiliki dampak di lapangan.” ujarnya dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi.

Bukhaiti melanjutkan, “Kita tidak perlu senjata dari luar negeri, dan keputusan internasional tidak akan mempengaruhi kita dalam konteks ini.” Ia menekankan bahwa resolusi yang tidak adil oleh Dewan Keamanan tidak akan mencegah rakyat Yaman menuntaskan revolusi mereka dan membasmi al-Qaeda di Yaman.

Dewan Keamanan PBB, Selasa (14/4) telah memberikan suara atas perubahan rancangan resolusi Teluk, yang memberikan sanksi terhadap Houthi di Yaman.

Rancangan resolusi yang didukung 14 anggota minus Rusia yang memilih abstain dari pemungutan suara, menuntut Houthi di Yaman untuk menarik diri dari ibu kota Sanaa dan wilayah lain yang dikuasai, dan melaksanakan serta menghentikan tindakan-tindakan yang dilakukan secara sepihak.

Resolusi ini memberlakukan embargo senjata terhadap Houthi dan pasukan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh, dan  menarget pemimpin gerakan Ansarullah, Abdul-Malik al-Houthi serta putra sulung mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh, Ahmed, dengan memasukkan mereka pada daftar sanksi, termasuk pejabat lainnya. Hal itu  berarti mencekal mereka dari bepergian dan membekukan aset-aset mereka.

Di sisi lain, pesawat-pesawat tempur koalisi Saudi meluncurkan serangan ke Gunung Merah di Saada dan sejumlah lahan pertanian di Abas, Hejja. (ms)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: