Internasional

HRW Seru Pemerintah Bahrain Hentikan Deportasi Warganya Sendiri

21 Maret 2016,

SALAFYNEWS.COM, MANAMA – Pengawas HAM (HRW) pada hari Minggu (20/03), menyeru pemerintah Bahrain  untuk berhenti mendeportasi warga yang dilakukan setelah merampas kewarganegaraan mereka. Hal ini diseru HRW dua hari sebelum sidang yang dapat menyebabkan pengusiran sembilan warga negara itu.

“Sejak 21 Februari lalu, pemerintah Manama telah mendeportasi lima orang setelah mencabut kewarganegaraan mereka dan menjadikan kelimanya tidak lagi memiliki kewarganegaraan,” ungkap  pengawas HAM yang berbasis di New York tersebut. (Baca: ‘Rayuan Jahat’ Raja Bahrain Kepada Zionis Israel)

Sembilan warga Bahrain lainnya kini berisiko memiliki nasib yang sama jika pengadilan banding pada hari Selasa nanti tetap  membatalkan kewarganegaraan mereka karena tuduhan “menyebabkan kerusakan keamanan negara”.

“Deportasi yang melanggar hukum ini mencerai-beraikan  keluarga dan menyebabkan penderitaan yang tak terhitung,” ungkap wakil direktur HRW Timur Tengah, Joe Stork.

“Bahrain harus berhenti mendeportasi dan segera memulihkan kewarganegaraan kepada mereka yang telah dirampas hak kewarganegaraannya, terutama bila ini dilakukan tanpa justifikasi atau hanya karena mereka mengkritik pemerintahan mereka,” tambahnya. (Baca: Bahrain; Sang Raja, Revolusi Dan Kriminalisasi Demokrasi)

Salah satu dari sembilan orang yang berisiko dideportasi setelah banding sidang hari Selasa nanti, ayah dari empat anak, Taimoor Karimi, mengatakan kepada HRW bahwa ia khawtir mengenai pemaksaannya pergi ke negara lain jauh dari keluarganya dan tanpa surat-surat.

“Aku bukan anak muda,” katanya, “Hal ini tidak masuk akal.”

Pada bulan Desember, pengadilan Bahrain memutuskan bahwa pemerintah tidak perlu memberikan ” bukti spesifik yang berarti ” ketika mencabut kewarganegaraan masyarakat  yang “membahayakan negara” atau gagal dalam “tugas loyalitas mereka” kata HRW.

Negara kecil di Teluk Persia yang merupakan rumah bagi Armada Kelima AS itu telah dilanda kerusuhan sejak pasukan keamanan memberlakukan kekerasan kepada para pengunjuk rasa   damai yang menuntut reformasi politik di tahun 2011. HRW mengatakan bahwa pada 2015, pihak berwenang Bahrain melucuti 208 kewarganegaraan  warga Bahrain. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: