Internasional

Hukum Penggal Kepala di Saudi Buat Rakyat Bukan untuk Keluarga Kerajaan

Jum’at, 06 Mei 2016,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Kementerian Dalam Negeri Monarki Arab Saudi, pada hari Rabu, (04/05), mengumumkan pemenggalan kepala seorang warga atas tuduhan pembunuhan terhadap seseorang, hal itu membuat jumlah eksekusi mati yang telah dilaksanakan di Saudi meningkat menjadi 90 kali sejak awal 2016.

Menurut pernyataan kementerian yang dirilis oleh kantor berita resmi, “Mufreh Ben Farah Bin Saleh Al-Harissi, berkewarganegaraan Saudi, telah membunuh seorang warga bernama Mufreh Bin Mater Bin Salman Al-Harissi, yang juga berkewarganegaraan sama, dengan menusuknya di bagian dada yang mengakibatkan kematian, karena sebuah sengketa di antara mereka berdua”.

Ditambahkan pula bahwa dakwaan itu membuat si pelaku dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Umum dan telah dikonfirmasi oleh Pengadilan Tinggi serta Mahkamah Agung, selain itu juga terdapat perintah dari kerajaan dalam pelaksanaanya. (Baca: Mufti Aswaja Suriah: Eksekusi Sheikh Nimr Oleh Saudi Hanya Untuk Hancurkan Islam)

Eksekusi itu dilakukan pada hari Rabu di provinsi Jizan selatan-barat, menurut pernyataan itu. Di Arab Saudi, menerapkan hukuman mati dengan cara dipenggal dengan menggunakan pedang.

Dengan demikian, sejak awal 2016 jumlah eksekusi meningkat menjadi 90, terbanyak dan yang paling menonjol adalah pelaksanaan hukuman mati pada tanggal 2 Januari, dimana 47 orang dieksekusi atas tuduhan “terorisme” hanya dalam satu hari. (Baca: Imam Masjid al-Quds; Arab Saudi Poros Fitnah dan Sumber Malapetaka)

Sementara eksekusi mati lainnya sebagian besarnya terkait dengan tindak pidana seperti pembunuhan dan narkoba.

Pada 2015 Arab Saudi telah melakukan setidaknya 153 hukuman mati, menurut statistik yang dikumpulkan oleh AFP berdasarkan data resmi. Jumlah tersebut meningkat secara signifikan dibanding pada tahun 2014, dimana saat itu tercatat eksekusi mati terhadap 87 orang.

Tapi anehnya tidak satupun dari pihak kerajaan Saudi melakukan hukuman penggal kepala kepada para pangeran dan pembesar kerajaan ketika melakukan sebuah pelanggaran hukum. Hukum penggal kepala Saudi hanya buat rakyat dan untuk orang non-Saudi saja. (SFA/AFP/Raialyoum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: