Amerika

Hukuman Mati Pertama Di Negara bagian Missouri Amerika Serikat

Salafynews.com, MISSOURI – Negara bagian Missouri, Amerika Serikat, mengeksekusi seorang pembunuh pada hari Selasa (15/7) kemarin. Hal ini merupakan  pertama kalinya seseorang dihukum mati oleh otoritas  AS sejak Mahkamah Agung baru-baru ini mengizinkan penggunaan suntikan mematikan bagi terpidana hukuman mati.

Hukuman Mati

Ditangkap dan diadili karena membunuh seorang wanita berusia 19 tahun di sebuah lampu merah  pada tahun 2001 lalu, David Zink kemudian dieksekusi dan dinyatakan meninggal pada 7:41, kemarin, sebagaimana dilaporkan Reuters. Mengutip juru bicara departemen pemasyarakatan negara, Zink yang berusia 55 tahun tewas dengan suntikan mematikan. Suntikan mematikan ini  merupakan metode yang telah secara resmi disetujui oleh Mahkamah Agung sekitar dua minggu lalu, meskipun hal ini sudah berusaha dicegah melalui upaya-upaya pihak pendukung anti- hukuman mati.

“David Zink dengan tanpa perasaan telah menghilangkan nyawa seorang wanita muda, dan sudah sepatutnya dia membayar dengan nyawanya sendiri,” ungkap Jaksa Agung Missouri, Chris Koster dalam sebuah pernyataan. “Horor dan ketakutan yang pasti dirasakan gadis berusia 19 tahun,  Amanda Morton setelah diculik oleh David Zink pada Juli malam itu, benar-benar tak terbayangkan,” tambahnya.

Penegak hukum menemukan tubuh Morton di kuburan. Ia telah dicekik dan ditusuk di bagian leher. Para juri di Mahkamah Agung Missouri menyatakan bahwa telah ditemukan juga tanda-tanda kekerasan seksual pada tubuh Morton. Gadis muda itu menderita “antara 50 sampai 100 luka akibat benda tumpul,”  Washington Post melaporkan.

Dalam pernyataan akhir Zink, yang diperoleh Reuters dari pejabat negara, narapidana itu meminta maaf kepada keluarga Morton dan teman-temannya.

“Saya berharap eksekusi saya bisa membawa kedamaian dan kepuasan yang mereka cari,” ucapnya. (SFA/LM/RT)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: