Internasional

Husni Mobarak Tetap Dapat Gaji Meskipun di Penjara

Senin, 05 September 2016,

SALAFYNEWS.COM, MESIR – Mahkamah Peradilan Mesir menetapkan bahwa hak mantan Presiden Mesir Husni Mubarok, negara harus membayar $ 42 ribu poundsterling sebagai gajinya perbulan, menjaga keamanan dan perawatan yang diperlukan, meskipun menerbitkan keputusan final melawan Mubarak dan dua putranya dalam kasus yang dikenal di media dengan “istana presiden”, dan hukuman 3 tahun penjara serta denda 126 juta pound.

Semuanya dimulai pada Mei lalu, ketika kepala Kantor Presiden Republik bertanya tentang sejauh mana  “Mubarak” mendapat  hak istimewa yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 99 tahun 1987 sebagai presiden, setelah mengundurkan diri dari kekuasaan dan dihukum dalam kasus Nomor 8897 tahun 2013, yang dikenal sebagai istana presiden.

Undang-Undang Nomor 99 tahun 1987  menetapkan bahwa Presiden akan menerima gaji bulanan dari 12 ribu pound dan 12 ribu pound tunjangan bulanan, dan dalam kasus pensiun mendapat total dua kali gaji “24 ribu pound”, dan jumlah ini bisa dua kali lipat sepanjang hidupnya.

Hukum itu sendiri mengalami perubahan di era mantan Presiden Adly Mansour, di mana gaji Presiden Republik 21 ribu Pound dan biaya tunjangan 21 ribu pound, dan pensiun sama dengan jumlah 2 kali gaji “42 ribu pound”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: