Asia

India Tolak Visa Imam Wahabi Untuk Cegah Fitnah Sektarian Yang Biasa Dihembuskannya

Senin, 4 April 2016

INDIA, SALAFYNEWS.COM – Surat kabar elektronik Saudi Sabq mengungkap penolakan Kedutaan Besar India di Riyadh untuk memberikan visa kepada seorang imam dan orator dari Masjidil Haram, Sheikh Saleh Al-Talib.

Menurut situs media “Raialyoum” mengutip laporan “Sbaq”, sumber berita tersebut adalah kepala Pusat Tauhid dan Pendidikan di India, Moti-ur-Rehman, yang dikutip darinya oleh surat kabar “Times of India”.

Surat kabar India mengatakan dalam sebuah laporannya bahwa telah dibatalkan shalat Jumat di Maidan Gandhi, kota Bihar, India, yang sebelumnya dijadwalkan akan dipimpin oleh Sheik al-Talib, dimana saat itu ia diundang  untuk menghadiri konferensi bertajuk “Kontribusi Islam dalam pembentukan perdamaian dan stabilitas”.

Situs tersebut menyebutkan bahwa latar belakang penolakan pemberian visa kepada Imam Masjidil Haram, karena ia menyebut sikap keras dari pemerintah India yang dikendalikan oleh golongan garis keras Hindu.

Sementara yang lain menyebutkan bahwa penolakan itu dikaitkan dengan adanya kekhawatiran akan terjadinya serangan seperti yang terjadi baru-baru ini atas seorang tokoh Wahabi Aidh Al-Qarni. Namun, juga ada yang menyebutkan bahwa penolakan itu merupakan bentuk upaya untuk menutup pintu fitnah perselisihan dan sektarian serta Takfiri yang kerap kali muncul akibat dari pidato ekstrim yang disampaikan oleh tamu Saudi. [Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: