Fokus

Indonesia Darurat “Perang” Agama

indonesia-darurat-khilafah
#TanjungBalai

Minggu, 30 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, SURABAYA – Indonesia sedang “diguncang” dan coba dirusak oleh kelompok tangan-tangan Radikal. (Baca: Kasus Tanjung Balai, Media Radikal Serang Jokowi Dengan Isu Anti Islam dan Pro Etnis Cina)

Hanya karena desakan sekelompok ormas Walikota Tanjung Balai Sutrisno Hadi akhirnya memerintahkan penurunan Patung Buddha Amitabha dari bangunan Vihara Tri Ratna.

Patung Budha

Saya turut prihatin dan menentang keras penurunan Patung Buddha tersebut. Entah betapa sakit dan terluka hati mereka (penganut agama Buddha) ketika patung yang dianggap sakral namun seakan tidak dihargai sama sekali dan diturunkan secara paksa.

Apakah dengan adanya patung tersebut dapat mempengaruhi keimanan penganut agama lain? Apakah dengan diturunkan patung tersebut dapat menjamin kalau kualitas keimanan seseorang akan lebih tinggi?. (Baca: Kerusuhan Tanjung Balai, Kau Ber-Islam Tapi Kau Kehilangan Muhammad)

Hal seperti inilah awal mula yang diinginkan oleh para kelompok “vandalisme” yang berkedok agama. Mereka berbuat sak enak udele dewe.

Ketahuilah tingkat keimanan itu bukan ada pada aksesoris keagamaan saja, namun lebih dari itu ia ada pada tingkat kualitas spiritualitas. Namun demikian, saya sungguh terharu dengan mereka (penganut agama Buddha), ketika patung Buddha diturunkan, mereka justru berbesar hati dengan mengatakan “tidak apa diturunkan, asalkan welas asih-Nya tidak ikut turun”. (Baca: Inilah Slogan Pembodohan HTI-Kelompok Khilafah yang Ingin Hancurkan NKRI)

Amazing….Sungguh saya telah diperlihatkan suatu contoh proses pendewasaan dalam beragama yang berkelas dari mereka.

Sepertinya penjelasan ayat “Bagimu agamamu dan bagiku agamaku” tidak dipahami oleh mereka yang “overdosis” dalam beragama. Mereka sepertinya lebih sibuk ngurusin agama dan kepercayaan orang lain ketimbang agama dan kepercayaanya sendiri.

Apakah bangsa ini harus bercerai berai dan porak-poranda karena konflik agama dan saudara, sehingga akan seperti yang terjadi di Irak dan Suriah? Pikir ulang, jangan sampai kita hancur dulu lalu baru menyadarai, bahwa ini adalah bagian dari cara untuk mengadu domba anak bangsa Indonesia.

Negara ini memang sedang diincar oleh kelompok radikal, dari perpanjangan tangan-tangan mereka yang kini ada di Indonesia, mereka ingin menciptakan kerusuhan dimana-mana. Ketua PBNU KH. Said Aqil Siradj-pun telah memprediksi, bahwa pada tahun 2017 kelompok radikal ISIS akan menginvasi Indonesia secara besar-besaran. Hal inilah sebenarnya yang diinginkan selama ini oleh mereka untuk mengubah sistem pemerintahan di Indonesia, bukan lagi menganut Pancasila namun menganut pada sistem Khilafah.

Indonesia sedang darurat ‘perang agama’ dan saudara, kita semua coba untuk diadu domba agar porak poranda. Mari bersama Tolak diadu! Kita sejatinya adalah bangsa yang kuat jika dapat bersatu dan mempertahankan kebhinekaan. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Yusuf Muhammad

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: