Amerika

Ini Ancaman Arab Saudi Kepada Sekjen PBB

Kamis, 9 Juni 2016

NEW YORK, SALAFYNEWS.COM – Majalah “Foreign Policy” dalam sebuah laporan eksklusif yang dirilis baru-baru ini mengungkap tentang adegan yang berlangsung dalam koridor PBB mengenai penghapusan nama Arab Saudi dari daftar hitam atas pelanggar hak asasi anak-anak dalam perang Yaman.

Laporan itu mengatakan bahwa Riyadh mengancam akan menarik ratusan juta dolarnya dari program milik PBB, jika tidak menghapus namanya dari daftar hitam pembunuhan terhadap anak-anak di Yaman.

Arab Saudi telah mengancam pada minggu ini untuk memutus hubungan dengan PBB dan menghentikan ratusan juta dolarnya berupa bantuan untuk program perang melawan terorisme, jika PBB tetap tidak menghapus Riyadh dan sekutunya dari daftar hitam yang dituduh melakukan pembantaian terhadap anak-anak dalam konflik bersenjata.

Setelah muncul ancaman tersebut, PBB tak lagi memiliki pilihan kecuali menghapus Arab Saudi dari daftar hitam atas pelanggar hak anak-anak dalam konflik. Situs majalah “Foreign Policy” mengungkap bahwa para diplomat senior Arab Saudi mengancam para pejabat senior di PBB bahwa Riyadh akan menggunakan pengaruhnya guna membujuk sejumlah pemerintah Arab dan Organisasi Kerjasama Islam untuk memutus hubungan dengan PBB.

Para pejabat PBB melaporkan bahwa serangkaian ancaman itu dikeluarkan oleh para pejabat senior Saudi di Riyadh, termasuk Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir.

Riyadh benar-benar marah dengan keputusan Sekretaris Jenderal PBB yang memasukkan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi di Yaman dalam daftar hitam. Gertakan Saudi mendorong Ban Ki-moon mengeluarkan pernyataan pada hari Senin, dalam upaya untuk menenangkan Arab Saudi, bahwa ia akan menghapus pasukan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi dari daftar hitam sambil menunggu pertimbangan atas permasalahan tersebut.

Sebuah laporan menyebutkan bahwa keputusan PBB menghapus koalisi Saudi dari daftar hitam atas pelanggar hak anak-anak dalam konflik, telah memicu gelombang kritik tajam terhadap PBB oleh sejumlah organisasi hak asasi manusia, yang menuduh Ban Ki-moon tunduk dihadapan ancaman Saudi. [Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: