Internasional

Interogasi Brutal CIA, Kelompok HAM Desak Obama Hukum Pejabat Terkait

Salafynews.com – Amnesty International berusaha menekan pemerintahan Obama untuk merevisi keputusan untuk tidak mengadili mantan pejabat yang terlibat dalam program investigasi dengan cara penyiksaan oleh CIA.

Salil Shetty, Sekretaris Jenderal Amnesty International, mendesak Jaksa Agung Loretta Lynch dalam sebuah surat untuk mengambil langkah-langkah dalam mengakhiri kekebalan hukum yang telah menjadi ciri khas program investigasi teror CIA.

Shetty juga meminta Jaksa Agung baru untuk secara pribadi memeriksa bukti dari laporan yang disiapkan oleh Senat Komite Intelijen AS atas penyiksaan yang dilakukan CIA.

“Sebagai Jaksa Agung baru Anda memiliki tanggung jawab penting untuk memastikan Amerika Serikat sesuai dengan kewajiban menjaga hak asasi manusia internasional untuk secara efektif menyelidiki bukti kejahatan di bawah hukum internasional dan untuk membawa para pelaku ke keadilan,” kata Shetty.

Sebuah laporan tentang hal ini dirilis pada bulan Desember, setelah perdebatan berbulan-bulan  antara Senat dan CIA.

“Interogasi CIA kepada tersangka teroris jauh lebih brutal dari interogasi mereka kepada agen mata-mata,” kata Dianne Feinstein saat ia mengumumkan rilis laporan tersebut di Washington.

Menurut laporan Senat, CIA melakukan berbagai kekerasan kepada tersangka seperti menenggelamkan dalam air yang dikenal sebagai waterboarding, tidak memberi waktu tidur yang cukup, eksekusi pura-pura, penghinaan, sel isolasi, dan mengancam akan melakukan kekerasan seksual pada kerabat tersangka.

Departemen Kehakiman mengatakan pada Desember lalu bahwa ia tidak akan membuka kembali penyelidikan ke dalam program penyiksaan CIA selama pemerintahan George W. Bush.

Laporan ini telah menarik kecaman keras dari PBB dan kelompok hak asasi terkemuka, yang telah menyerukan penuntutan mereka yang bertanggung jawab atas penyiksaan tersebut. (jb)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: