Internasional

ISIL Tantang Teroris al-Qaeda di Yaman

Salafynews.com, Sana’a – Pertikaian dua kelompok teroris ISIS dan al-Qaedah, rupanya tidak hanya di Suriah dan Afganistan. Baru-baru ini, ISIS menantang rivalnya al-Qaeda di Yaman.

Para ahli menilai beberapa bulan ke depan bentrokan dua kelompok ini di Yaman tidak dapat dihindarkan.

ISIS yang setahun lalu mengklaim kehadirannya di Yaman dengan 80 anggota, sekarang telah memiliki 300 militan di sana, menurut Aimen Dean, mantan orang dalam al-Qaeda yang berbicara kepada Reuters.

1019729617-ISIS-Tantang_Al_Qaeda_Di_Yaman

“Kehadiran ISIS di Yaman untuk menggantikan al-Qaeda yang dianggap tidak berhasil”, kata Aimen Dean seperti yang dikutip Reuters.

Ketidak mampuan al-Qaeda dalam melancarkan serangan kepada pejuang Houthi, dan kerugian yang dialami al-Qaeda dalam serangan pesawat tak berawak membuat pendukung kelompok itu membelot ke ISIS, kata Ibrahim Sharqieh Frehat, seorang analis resolusi konflik.

Pada bulan Februari, pusat pemantauan SITE yang berbasis di AS melaporkan bahwa sekelompok pendukung AQAP diklaim telah mengumumkan pembelotan mereka dan bergabung ISIS dalam pesan di Twitter.

“Kami mengumumkan melanggar janji setia kepada Sheikh Ayman al-Zawahiri … Kami berbaiat setia kepada khalifah al-Baghdadi untuk mendengarkan dan mematuhi,” menurut SITE.

Sebuah situs berita Yaman telah melaporkan pada hari Minggu bahwa pemimpin senior AQAP, Jalal Baleidi, telah beralih kesetiaan kepada ISIS.

Katherine Zimmerman peneliti di American Enterprise Institute mengatakan bahwa ekspansi ISIS sejauh ini memang belum mempengaruhi dominasi al-Qaeda di AQAP.

“Tantangannya mungkin, ISIS harus mendominasi serangan terhadap Houthi di AQAP, jika ini terjadi maka al-Qaeda akan tersingkirkan dan mau tidak mau al-Qaeda akan balik merespon. Kalau ini sampai terjadi, maka bentrokan dua organisasi teroris ini tidak dapat dihindarkan”, kata Zimmerman kepada Reuters.

Aimen Dean, mantan orang dalam al-Qaeda, mengatakan kepada Reuters bahwa kedua kelompok ini dalam kurun waktu tiga sampai enam bulan kedepan akan saling berperang untuk menunjukkan eksistensi mereka. [sputnik]

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: