Internasional

ISIS Eksekusi Beberapa Komandannya Sendiri Agar Bisa Melarikan Diri dari Medan Perang

Senin, 22 Agustus 2016

SALAFYNEWS.COM, KIRKUK – Anggota ISIS mengeksekusi sejumlah komandan senior mereka sendiri di kota al-Hawija di bagian Barat provinsi Kirkuk agar dapat melarikan diri dari medan perang, kata laporan media.

“Anggota ISIS telah mengeksekusi dua komandannya dan menangkap lebih dari 30 teroris lain agar dapat melarikan diri dari medan perang,” situs berita Al-Sumaria mengutip Komandan Hashd al-Shaabi Jabar al-Ma’amouri yang mengatakan pada hari Minggu.

Dia mengatakan bahwa beberapa teroris ditangkap dan dituduh untuk melarikan diri kota al-Hawija.

“Seorang komandan ISIS dieksekusi pada Kamis setelah file audio yang dirilis berisi perintah mundur dari kota al-Hawija,” kata al-Ma’amouri.

Koamndan pasukan relawan (Hashd al-Shaabi) telah memberitahu pada hari Minggu bahwa perbedaan meruncing telah muncul di antara komandan ISIS setelah mereka menderita kekalahan besar di al-Hawija dalam beberapa bulan terakhir yang juga telah menyebabkan kenaikan dalam jumlah eksekusi dari komandan ISIS.

Dalam perkembangan terkait pekan lalu, ISIS mengeksekusi beberapa militan sendiri dengan memaksa mereka menghirup gas dari tabung gas mobil, metode aneh lain yang digunakan oleh kelompok gila ini untuk menunjukkan kekejamannya.

“Tangan dan kaki mereka diikat, kemudian menempatkan mereka ke dalam mobil yang tertutup dengan semua jendela dan selang gas dibiarkan terbuka sampai mereka mati,” Al-Sumaria mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya di Mosul.

ISIS beralih ke metode intimidasi yang berbeda untuk mencegah militan mereka dari melarikan diri dari medan perang.

Pada hari Minggu lalu, pasukan Irak menemukan sebuah kuburan massal di al-Khalediya di provinsi Anbar yang diyakini tubuh 200 teroris ISIS.

“Kuburan massal ditemukan di wilayah al-Malahema al-Khalediya, ada sekitar 200 mayat teroris ISIS,” media berbahasa Arab mengutip sumber-sumber lokal yang tidak disebutkan namanya.

Hal ini belum jelas apakah para teroris telah tewas dalam pertempuran yang sulit dengan pasukan militer gabungan Irak atau dieksekusi oleh rekan-rekan mereka sendiri.

Awal bulan ini, tentara Irak mengambil alih tiga desa strategis dari ISIS di provinsi Anbar, dan menghancurkan ruang operasi militer teroris di wilayah Albu Jarish.

Laporan bulan lalu menyebutkan bahwa komandan dari kelompok teroris ISIS telah memerintahkan pasukan mereka dan anggota keluarga untuk meninggalkan pangkalan terakhir mereka di barat Irak.

Sementara pasukan Irak sedang mempersiapkan operasi militer besar-besaran di wilayah itu, kata sumber-sumber lokal.

“Pasukan militer Irak sedang mempersiapkan penghancuran benteng terakhir ISIS di Barat Irak dan peralatan militer untuk operasi ini telah dipasok dan dipindahkan, dan kami sedang menunggu perintah dari pusat untuk menyerang al-Khalediya dan kota Heet di bagian Barat provinsi al-Anbar,” kata Kepala Komite Keamanan provinsi al-Anbar Rajeh al-Issawi. [Sfa]

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Kalah Perang, Ratusan Teroris Serahkan Senjata kepada Pemerintah Suriah | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: