Internasional

ISIS Irak Semakin Terjepit Pasca Pemerintah Setujui Serangan Rusia

Salafynews.com, BAGHDAD – Permintaan Irak kepada Rusia untuk menyerang target yang diduga milik ISIS di daerah perbatasannya mendapatkan lampu hijau dari pemerintahannya. Keputusan ini muncul hanya beberapa hari setelah utusan diplomatik Amerika Serikat (AS) meminta jaminan dari pemerintah Baghdad untuk tidak mengizinkan jet Rusia untuk melakukan operasi di Irak.

Menurut Kepala Keamanan dan Pertahanan Parlemen Irak, Hakem al-Zamli mengatakan, serangan ini akan melemahkan ISIS dengan memotong rute pasokan ke Suriah. Meski begitu, belum diketahui kapan serangan itu akan dilakukan, seperti dikutip laman Russia Today dari Anadolu News Agency, sebuah kelompok media pemerintah di Turki, Minggu (25/10/2015).

Rusia sendiri mengaku tertarik untuk melemahkan rute pasokan kelompok teroris ke dalam wilayah Suriah. Jet-jet tempur Rusia telah ratusan kali membombardir sejumlah target milik ISIS dan faksi-faksi pemberontak Suriah dan juga telah banyak menghancurkan basis-basis teroris ISIS.

Sebelumnya, Jenderal AS Joseph Dunford melakukan kunjungan ke Irak pada Selasa (20/10/2015). Hal itu dilakukan untuk mendapatkan jaminan dari pemerintah Irak bahwa Rusia tidak akan melakukan operasi terhadap basis ISIS di Irak. (SFA/MM)

2 Comments

2 Comments

  1. Shiar Islam

    October 26, 2015 at 10:27 pm

    ISIS dan al-Kaedah menggunakan nama Nabi Mohammad Rasulallah s.a.w., akan tetapi amal perbuatan ISIS dan al-Kaedah sangat bertentangan dengan akhlak dan perjuangan baginda Rasulallah SAW. Kezaliman yang dilakukan ISIS dan al-Kaedah terhadap ummat Islam luar biasa, Mereka sanggup membunuh dengan kejamnya dan mengkafirkan sesiapa saja yang tidak mengikut mereka, dengan cara membakar, menyembelih, meledakkan bom di masjid sehingga ramai ummat Islam yang sedang solat menjadi korban keganasan ISIS dan al-Kaedah. Mereka bukan pejuang Islam, mereka mencemarkan nama baik Islam dan Ummatnya. Mereka memakai topeng supaya tidak dikenal dan terlepas dari tanggung jawab. Mereka manusia pengecut tidak berani menyerang pengganas Zionis Israel meskipun pengganas Yahudi telah menceroboh masjid al-Aqsa dan menganiaya rakyat Palistina. Mereka hanya berani membunuh ummat Islam yang tidak bersalah. Oleh karena itu menjadi kewajiban bagi kita semua memerangi pengganas ISIS dan al-Kaedah, hingga keakar-akarnya.

  2. wababi sisapi

    October 27, 2015 at 6:31 am

    Isis adalah refleksi asli ahlak ideologi wahbi salafi, jangan heran dg kebiadabannya. Tapi sudah dekat kehancuran mereka setan ini. Insya Allah 2 tahun lebuh sdikit mrk akan ludes bersama zionis Israel dan saudi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: