Eropa

ISIS Kehilangan Banyak Amunisi dan Senjata

MOSKOW, Salafynews.com – Pemerintah Rusia mengatakan kelompok teroris Takfiri ISIS telah menderita kerugian besar selama serangan udara Rusia terhadap posisi militan di Suriah, dan menyoroti bahwa sebagian besar amunisi yang digunakan oleh militan telah hancur.

“Serangan udara Rusia mengakibatkan kehancuran amunisi ISIS, kendaraan berat, amunisi, senjata dan peralatan militer lainnya” Kementerian Pertahanan dalam tweet-nya pada hari Selasa (13/10).

“Menurut penyadapan radio di provinsi Hama dan Homs, militan mengalami kekurangan amunisi, baik senjata kecil dan peluncur granat. Beberapa komandan lapangan telah menyatakan tuntutan kepada pemimpin mereka bahwa jika mereka tidak menerima senjata dalam waktu dekat, mereka akan menarik kelompok mereka dari zona tempur, “kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov kepada wartawan di ibukota, Moskow.

“Hari ini, tidak ada lagi kafilah [mengangkut senjata], tidak ada lagi konvoi suplai senjata, yang biasanya bergerak di malam hari dengan truk-truk kargo” tambah pejabat itu.

Konashenkov juga mengatakan serangan udara Rusia di Suriah telah memaksa ISIS untuk “menggerakkan seluruh jaringan logistik yang tersedia untuk para teroris untuk mengangkut amunisi dan bahan bakar dari Provinsi Raqqa.”

Jet Sukhoi Su-34 strike fighter baru-baru ini melakukan serangan presisi dekat kota Latamna, provinsi barat-tengah Suriah, Hama, serangan itu benar-benar menghancurkan sebuah depot senjata yang digunakan oleh para teroris.

Konashenkov menambahkan bahwa Sukhoi Su-25 Rusia juga menyerang konvoi yang membawa bahan bakar dan senjata yang diperuntuhkan untuk ISIS di provinsi barat laut Aleppo.

“Sebuah tanker bahan bakar, tiga truk pembawa amunisi dan dua mobil yang dilengkapi senjata mesin dengan kaliber besar yang mengawal mereka juga berhasil dimusnahkan” kata pejabat Kementerian Pertahanan Rusia.

Pesawat militer Rusia telah melakukan 88 serangan ke 86 posisi teroris di provinsi Raqqa, Hama, Idlib, Latakia, dan Aleppo selama 24 jam terakhir, tegas Konashenkov Selasa.

Rusia memulai kampanye militernya terhadap teroris di Suriah pada 30 September atas permintaan dari pemerintah Damaskus, tak lama setelah majelis tinggi parlemen Rusia memberi Presiden Vladimir Putin mandat untuk menggunakan kekuatan militer di Suriah. [Sfa/Ptv]

2 Comments

2 Comments

  1. Shiar Islam

    October 14, 2015 at 1:04 pm

    Sungguh menyedihkan Arab Saudi lebih suka menyerang dan membunuh ribuan Rakyat Yaman yang miskin daripada membela rakyat Palistin dan menyelamatkan masjid suci al-Aqsa dari pencerobohan pengganas Yahudi.

  2. Shiar Islam

    October 14, 2015 at 1:07 pm

    Sungguh menyedihkan Arab Saudi lebih suka menyerang dan membunuh ribuan Rakyat Yaman yang miskin daripada membela rakyat Palistin dan menyelamatkan masjid suci al-Aqsa dari pencerobohan pengganas Yahudi. Semoga Allah selamatkan dan memberi kemenangan kepada pejuang Yaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: