Nasional

Israel Jegal Palestina dari Keanggotaan Interpol

pertemuan_interpol_di_bali

Rabu, 9 November 2016

SALAFYNEWS.COM, BALI – Organisasi Polisi Kriminal Internasional (Interpol) telah menangguhkan Palestina dari bergabung dengan organisasi antar pemerintah setelah mendapat tekanan dari Tel Aviv.

Konferensi tahunan Interpol, yang diadakan di Bali, Indonesia, memutuskan pada hari Selasa, menunda inisiatif Palestina dan bukannya menunjuk penasihat untuk meninjau banding, justru melaporkan kembali pada 2017 pada pertemuan di Beijing.

Selain Palestina, tawaran keanggotaan dari Kepulauan Solomon dan Kosovo juga diblokir.

Pekan lalu, pejabat Kementerian Luar Negeri Palestina Ammar Hijazi mengatakan bahwa negaranya telah menawarkan untuk keanggotaan Interpol lebih dari setahun yang lalu, tapi komite eksekutif telah menolak permintaan dan dirujuk ke sebuah komite ahli untuk pemeriksaan.

Menurut Johanes, ada beberapa negara yang mendukung Palestina bergabung di Interpol, seperti Indonesia mendukung, tapi ada beberapa negara yang menolak dengan alasan ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi, termasuk Israel yang bersikeras menolak keanggotaan Palestina.

Interpol yang berbasis di Lyon, yang memfasilitasi kerjasama polisi internasional, saat ini memiliki 190 negara anggota.

Pada bulan November 2012, Majelis Umum PBB memutuskan untuk meningkatkan status Palestina dari “pengamat entitas non-anggota” menjadi “negara pengamat non-anggota” meskipun oposisi yang kuat dari Israel.

Sejak itu, Palestina telah bergabung dengan 54 organisasi internasional dan perjanjian, di antaranya Mahkamah Pidana Internasional dan UNESCO, menurut Hijazi. [Sfa]

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: