Editorial

Isu “Hak-hak Gay” Pesanan Tatanan Dunia Baru

Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis Diperuntukkan Untuk Legalisasi Kaum Pedofilia

Deklarasi HAM atas nama PBB terjadi bersamaan dengan penyangkalan terhadap hak-hak dasar masyarakat Palestina. Tidak ada hak asasi apapun. Yang ada hanya normalisasi dan upaya menciptakan dan merenovasi individu-individu sesuai dengan agenda Tatanan Dunia Baru. Maka kaum “LGBT” inilah yang digunakan untuk memuluskan agenda ini – sebagaimana orang-orang Yahudi dahulu digunakan untuk memuluskan agenda Zionis untuk merampas tanah Arab. Itu adalah kebiasaan para predator kolonialis tersebut untuk menggunakan sosial, agama dan  minoritas lainnya guna memuluskan pola Tatanan Dunia Baru ini. 

Ditulis oleh:Daniel Mabsout

Salafynews.com – Hal yang paling masuk akal mengenai putusan Amerika mengenai legalisasi  LGBT (Lesbian Gay Biseksual Transgender) di negara itu dengan jelas diungkapkan oleh penduduk pribumi asli yang berkata “TINGGALKAN TANAH INI”. Motif dibelakang pernyataan ini sangat jelas. Para kolonialis Amerika ini telah cukup kacau dan sekaranglah waktunya untuk merubah sejarah.

Para kolonialis itu tidak sedang memberikan hak kepada siapapun dan mereka sendiri tak punya hak untuk memberi apapun kepada siapapun. Ini adalah kebohongan lain untuk ditambahkan ke atas tumpukan kebohongan yang dilakukan pemerintahan Amerika Serikat selama ini.

Amerika Serikat pertama-tama telah merampas tanah kaum Indian dari para pribumi Amerika yang asli,  mereka kemudian merampas hak-hak para pribumi itu. Seharusnya, jika Amerika benar-benar memperhatikan hak-hak asasi manusia seperti yang digembar-gemborkan sebagai alasan pelegalan atas pernikahan sesama jenis, maka seharusnya yang paling utama adalah Amerika  mengembalikan dulu apa yang telah mereka rampas kepada pemilik sebenarnya dan membayarkan semua ganti rugi kepada kaum Indian.

Gay

LGBT

Tidak ada hak bagi perampas hak untuk bisa memberikan hak atau menentukan mana yang benar dan salah kepada orang lain. Pola rencana  mereka sangatlah jelas dari awal mengenai hal ini, (pelegalan LGBT),  yaitu untuk menghancurkan semuanya.

Setelah genosida terhadap para penduduk pribumi, para kulit hitam dan mengambil alih segala sesuatunya, mereka lantas membangun kejayaan di atas tanah rampasan dan menganiaya serta memperbudak orang-orang yang melayani mereka. Kemudian, mereka membunuh setiap bentuk kehidupan dan menyerang alam serta membunuh binatangnya dan setiap bentuk kehidupan disana. Mereka lantas  meracuni dan mencemari apapun yang bisa mereka racuni dan cemari, dimulai dari tanahnya kemudian airnya hingga udaranya.

Mereka membangun kerajaannya diatas darah orang lain dan memulai budaya genosida terhadap semua bangsa dan semua pribumi, menghancurkan agama dan budaya bangsa lain, mengekspos mereka dan menyerukan penaklukan dan pemusnahan satu sama lain, menggunakan semua jenis sarana seperti pesantren dan perang dan eugenika serta pengusiran untuk mencapai tujuan mereka. Mereka menyingkirkan kaum kulit hitam dan mengucilkannya.

Segala yang mereka lakukan dalam mencapai kemajuan,pemajuan,ilmu pengetahuan selalu bercampur dengan darah. Mereka menargetkan negara-negara lain dan juga masyarakatnya. Mereka menyulut Perang Dunia satu dan dua orang serta membunuh ratusan ribu penduduk sipil. Mereka berkonspirasi dengan dan melawan Hitler. Mempraktekkan bom atom pertamanya di Jepang lalu kemudian dengan rekan-rekan Eropanya mereka menciptakan Israel.

Israel adalah anak dan keturunan mereka. Mereka adalah Israel yang mereka ciptakan sendiri. Kemudian, karena merasa tidak cukup dengan apa yang mereka dapat dari Perang dunia 2,maka mereka mulai mengincar tetangga selatan mereka yang telah terlebih dahulu menjajah benua dan mulai berkonspirasi dan merencanakan siasat melawan mereka serta menumpahkan darah.

GAYMereka mengepung Kuba dan terus mengepungnya hingga hari ini. Mereka bersiasat untuk melawan bangsa-bangsa Latin dan masih terus bersiasat melawan Venezuela, Bolivia, Ekuador, Panama, Honduras, Chilli, Tahiti dan banyak lainnya, mereka tidak meninggalkan satu negara Amerika Latinpun yang tidak mereka tenggelamkan ke dalam kolam darah.

Dan apa yang mereka lakukan sekarang jauh lebih buruk. Mereka mencabik-cabik dunia Arab dan Dunia Islam. Mereka menghancurkan satu persatu dan tidak membiarkan satu negarapun terlewat. Mereka menciptakan tentara proxy bernama ISIS dan al-Qaeda  yang berlabelkan Islam untuk tujuan tersebut.

No_GaysCiptaan mereka itu (ISIS dan Al-Qaeda) melakukan pada masyarakat Arab perlakuan yang sama yang pemukim Eropa lakukan kepada penduduk asli Bangsa Dunia Baru. Mereka membunuh dan menghancurkan segala sesuatu yang mereka bisa capai melalui tentara proksi dan membunuh ribuan jiwa serta menumpahkan darah yang tak berdosa, merampas pabrik dan harta, minyak, sumber daya alam serta mengeruk semua  kekayaan disana.

Mereka mengatakan kepadamu bahwa Iran adalah jahat, Iran adalah ancaman yang sesungguhnya sehingga harus dilucuti senjatanya dan diberi sanksi sementara di saat yang sama drone-drone mereka menyerang anak-anak, tentara proksinya  membunuhi penduduk sipil tak bersalah kemudian mengejar keluarga mereka dari satu tempat ke tempat lainnya.

Namun tujuan Amerika Serikat dan Tatanan Dunia Baru adalah lebih dari ini semua. Bukan lagi tanah dan kekayaan yang kini mereka cari. Kini, setelah menghancurkan berbagai negara dan berbagai masyarakat mereka sampai ke tahap selanjutnya yaitu untuk menghancurkan individu-individu secara langsung, dan inilah yang tersembunyi dibalik apa yang disebut-sebut hak-hak kaum Gay yang katanya mereka perjuangkan. Tidak ada hak untuk siapapun.

Deklarasi HAM atas nama PBB terjadi bersamaan dengan penyangkalan terhadap hak-hak dasar masyarakat Palestina. Tidak ada hak asasi apapun. Yang ada hanya normalisasi dan upaya menciptakan dan merenovasi individu-individu sesuai dengan agenda Tatanan Dunia Baru. Maka kaum “LGBT” inilah yang digunakan untuk memuluskan agenda ini – sebagaimana orang-orang Yahudi dahulu digunakan untuk memuluskan agenda Zionis untuk merampas tanah Arab. Itu adalah kebiasaan para predator kolonialis tersebut untuk menggunakan sosial, agama dan  minoritas lainnya guna memuluskan pola Tatanan Dunia Baru ini.

Dan pengakuan hak-hak kaum gay ini akan diperluas ke sekolah-sekolah. Kemudian siswa-siswa tersebut sejak usia 8 tahun akan belajar tentang homoseksualitas agar mereka tidak menjadi homophobia (pembenci homoseksual). Anak-anak ini akan diperkenalkan ke berbagai aspek seksualitas dan ragam-ragamnya, lalu dibebaskan untuk memilih sendiri ingin menjadi yang mana. Apa yang pasti adalah, bahwa  kurikulum sekolah  akan segera direnovasi sesuai dengan pengenalan baru ini.

Tuhan tahu apa yang mereka rencanakan demi  melegalkan pedofilia, yang mungkin merupakan langkah berikutnya yang sudah direncanakan setelah melegalkan pernikahan gay. Dengan cara ini (melegalkan pedofilia) ratusan penganiaya anak yang diantaranya pendeta-pendeta gereja akan segera  dibebaskan dari kejahatan mereka. Tak ada ancaman untuk siapapun.

Para homoseksual ini dimanfaatkan untuk melayani agenda yang jauh lebih merusak dari mereka. Agenda Tatanan Dunia Baru yang akan memperbudak ummat manusia. (SFA/MM/Daniel Mabsout)

3 Comments

3 Comments

  1. Pingback: Tim Cook, CEO Apple Gembira Akan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis | Arrahmah News

  2. Pingback: Obama Promosikan Pria Gay Jadi Komandan Angkatan Darat AS | SalafyNews

  3. hyu

    September 19, 2015 at 8:54 pm

    Smg Amerika mjd sodom gomora saat ini,,, smg Azab dr Allah Swt sgr menenggelamkan org2 kafir di benua itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: