Nasional

Jalur Pantura Jateng Padat

Salafynews.com, BREBES – Kepadatan kendaraan pemudik di jalur pantura Jawa Tengah (Jateng) kian meningkat memasuki H-5 Lebaran kemarin. Kemacetan terjadi di beberapa titik seperti di pintu keluar tol Pejagan- Pemalang di Brebes Timur, Kota Tegal dan Pekalongan.

Jalur Pantura

Pemudik menggunakan truk bak terbuka mengantre di gerbang tol Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, tadi malam.

Hari ini kepadatan lalu lintas di pantura diprediksi semakin bertambah seiring mulai banyaknya pemudik yang masuk ke Jateng. Dari pantauan hingga tadi malam, antrean kendaraan cukup panjang terlihat di pintu keluar tol Pejagan-Pemalang di Banjaranyar, Brebes Timur. Kepadatan terjadi karena tol darurat Pejagan-Pemalang terus dioperasikan hingga tadi malam sejak dibuka Sabtu (11/7).

Pertemuan kendaraan pribadi yang keluar dari tol Pejagan-Pemalang dengan kendaraan di jalur pantura membuat pintu keluar tol Pejagan-Pemalang di Brebes Timur ini macet panjang. Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti saat meninjau arus mudik di Brebes kemarin meminta petugas mewaspadai potensi kemacetan di titik ini.

Kepadatan di pantura Brebes kemarin didominasi pengendara sepeda motor. Hal ini berbeda dengan dua hari sebelumnya yang peningkatannya masih didominasi kendaraan pribadi dan truktruk bermuatan berat. Selain pemudik bersepeda motor, arus lalu lintas kemarin dipadati bus-bus yang mengangkut pemudik peserta program mudik gratis oleh berbagai instansi.

Pemudik sepeda motor mulai memadati ruas jalan pantura sejak pagi hari. Kepadatan kendaraan terus bertambah hingga sore hari. Peningkatan volume kendaraan tersebut membuat sejumlah titik di jalan pantura Kabupaten Brebes serta Kota Tegal, Pekalongan, dan Batang mengalami kemacetan. Di Brebes, kemacetan terlihat di ruas jalan depan kantor pos hingga ruas Jalan Gajahmada atau sepanjang sekitar 3 km.

Kendaraan hanya bisa melaju perlahan karena seluruh badan jalan sudah dipadati kendaraan. Laju kendaraan semakin tersendat karena angkutan umum yang berhenti menaikturunkan penumpang dan aktivitas masyarakat di sekitar ruas jalan. Kemacetan juga terjadi di ruas jalan depan Pasar Limbangan, Brebes hingga gerbang perbatasan Brebes- Kota Tegal.

Selain bertambahnya volume kendaraan, kemacetan juga dipicu sistem buka tutup yang diberlakukan di pintu keluar tol Pejagan-Pemalang di Banjaranyar, Brebes Timur. Titik tersebut merupakan pertemuan tiga arus kendaraan dari Jakarta, Semarang, dan dalam tol Pejagan-Pemalang.

Sementara di Kota Tegal, kemacetan terpantau sejak perbatasan Kabupaten Brebes dan Kota Tegal hingga ke Jalan Gajahmada atau mencapai sekitar 6 km. Kendaraan roda empat maupun roda dua tak bisa leluasa melaju karena rapatnya jarak antarkendaraan. Di Kabupaten Pekalongan, titik yang membuat arus pantura sedikit tersendat antara lain di Pasar Wiradesa lantaran terdapat perempatan cukup besar.

Adapun di Kota Pekalongan kemacetan terjadi di depan Stasiun Kota Pekalongan karena kendaraan mengantre di perlintasan KA Jalan KH Mas Mansyur. Selain itu juga di sekitar di perempatan Grogolan karena adanya penyempitan jalan akibat jembatan setempat serta perempatan Posis.

Adapun di Kabupaten Batang, tumpukan kendaraan hanya terlihat di perempatan Kalisari. Namun arus lalu lintas cenderung lancar. Kasat Lantas Polres Brebes AKP Rendy Andy Julikhlas mengatakan, peningkatan kendaraan mulai didominasi kendaraan roda dua. “Intensitas pemudik yang menggunakan sepeda motor dari pantauan kami terlihat sudah meningkat. Baik yang melintas berombongan atau satu- satu. Tapi peningkatannya berapa, belum bisa kita perkirakan,” kata Rendy kemarin. (SFA/MM/koran-sindo.com)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: