Umum

Jarak Antara Kebenaran dan Kebatilan Hanya Empat Jari

Salafynews.com – Kebenaran dan kebatilan adalah dua hal yang bertolak belakang, akan tetapi banyak orang yang sulit membedakan antara keduanya.

4 jariSeringkali apa yang didengar dianggap sebagai kebenaran, meski belum dikonfirmasi validitasnya. Bahkan manakala itu disampaikan oleh orang yang dianggap tokoh idolanya atau memiliki status terpandang di masyarakat, tanpa pikir panjang ucapannya ditelan mentah-mentah dan dipastikan benar.

Sayyidina Ali, sahabat yang dikenal sebagai pintu kota ilmu Nabi saw pernah menyampaikan satu ucapan indah dan penuh makna dihadapan jamaah shalat.  Waktu itu beliau berdiri di atas mimbar dan berbicara tentang “mengikuti kebenaran dan menolak kebatilan”. Beliau berusaha agar apa yang akan disampaikannya diingat oleh masyarakat dan diamalkan.

Ali  berkata, “Wahai masyarakat! Hendaknya kalian merasa malu membicarakan keburukan saudara muslim kalian dan berbicara di belakangnya… Ketahuilah bahwa jarak antara kebenaran dan kebatilan hanya empat jari.”

Seorang yang hadir bertanya, “Wahai Ali! Bagaimana bisa jarak antara kebenaran dan kebatilan tidak lebih dari empat jari?”

Menantu Nabi Muhammad saw itu memang sejak awal menanti pertanyaan ini lalu meletakkan empat jarinya di antara telinga dan matanya. Setelah itu beliau berkata, “Kebatilan adalah ketika Anda mengatakan ‘Saya mendengar’ dan kebenaran adalah ketika Anda mengatakan, ‘Saya melihat’.” (sh)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: