Editorial

Jejak Kejahatan Arab Saudi di Yaman

SANA’A, Salafynews.com – Kejahatan Arab Saudi di Yaman telah mencapai dimensi yang lebih mengerikan. Berbagai data dan laporan menyebutkan peningkatan kekejaman dan genosida yang dilakukan oleh rezim Al Saud di negara Arab itu. Jumlah korban tewas akibat agresi militer Arab Saudi ke Yaman dilaporkan telah mencapai sekitar 4.000 orang.

Tarik Jasarevic, juru bicara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 28 Juli mengatakan, sejak bulan Maret sampai pertengahan Juli, sekitar 3.984 orang tewas di Yaman, dan 19.347 lainnya terluka.

Menurutnya, data tersebut diperoleh dari laporan dari berbagai pusat kesehatan di Yaman dan kemungkinan jumlah korban yang sebenarnya melebihi dari angka tersebut.

ARN001200400_80000_20_Kejahatan_Perang_SaudiRavina Shamdasani, juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, selama empat bulan lalu, ribuan warga sipil Yaman tewas. Ia menambahkan, hanya dari tanggal 16-27 Juli saja,  202 orang tewas dan 253 lainnya terluka, sehingga keseluruhan jumlah korban tewas dalam serangan Arab Saudi ke Yaman melebihi 4.000 orang.

Menurut Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), ratusan anak Yaman tewas dalam serangan udara militer rezim Al Saud dan pasukan pendukung Abd-Rabbuh Mansur Hadi, Presiden Yaman yang telah mengundurkan diri, selama empat bulan lalu.

Sementara itu, Human Rights Watch (HRW) dalam laporannya, menyebut serangan Arab Saudi ke kota pelabuhan Mokha sebagai kejahatan perang. Organisasi ini menuntut penyelidikan PBB dalam serangan ilegal yang telah menewaskan dan melukai ratusan warga sipil ini.

Menurut HRW, serangan jet-jet tempur Arab Saudi ke Mokha juga menimbulkan  kerusakan luas terhadap rumah-rumah penduduk. Kompleks perumahan dan pembangkit listrik di Mokha diserang militer Arab Saudi ketika lokasi tersebut tidak ada tanda-tanda dijadikan sebagai aktivitas untuk tujuan militer. Kawasan yang diserang adalah murni pemukiman penduduk.

Jutaan_Anak_Jadi_Korban_Kejahatan_PerangPada Jumat, 24 Juli 2015, jet-jet tempur Arab Saudi membombardir kompleks penduduk di kota Mokha di Provinsi Taiz, barat daya Yaman. Serangan ini telah merenggut nyawa 70 warga sipil yang sebagian besarnya merupakan Muslim Ahlul Sunnah dan pengungsi dari daerah selatan. Mereka terdiri dari perempuan dan anak-anak. Serangan brutal rezim Al Saud itu juga melukai lebih dari 100 orang.

Dewan-dewan Islam Yaman seperti Dewan Islam Sufi, Syafii dan Zaidi mengeluarkan pernyataan bersama pada Rabu (29/7/2015). Dalam statemen bersama tersebut, mereka mengecam kelanjutan agresi keji militer  Arab Saudi di Yaman.

Dewan-dewan itu menyebut  kejahatan rezim Al Saud sebagai pembantain massal dan genosida terhadap warga sipil Yaman. Menurut mereka, kebungkaman masyarakat internasional atas kejahatan Arab Saudi disebabkan “uang tutup mulut” dari rezim Riyadh.

Di sisi lain, pasukan relawan rakyat Yaman berusaha membalas serangan keji rezim Al Saud dengan menyerang posisi-posisi militer Arab Saudi di wilayah Najran, selatan negara Arab ini.

Pasukan relawan rakyat Yaman membalas pelanggaran gencatan senjata rezim Al Saud dengan menembakkan roket Katusha ke posisi militer Arab Saudi di kota perbatasan, Najran pada Rabu. Serangan ini menewaskan seorang tentara Arab Saudi dan melukai dua lainnya.

Pasukan komite-komite rakyat Yaman juga berhasil menyita jumlah besar senjata dan amunisi milik militer  rezim Al Saud.

korban-keganasan-saudi-2Arab Saudi telah berulang kali melanggar gencatan senjata termasuk melanggar gencatan senjata terbaru selama lima hari yang dimulai pada 25 Juli. Padahal gencatan senjata ini ditujukan untuk menyalurkan bantuan kepada para korban.

Gencatan senjata sementara tersebut merupakan jeda kemanusiaan ketiga selama agresi militer Arab Saudi ke Yaman dalam empat bulan terakhir.

Arab Saudi dan sejumlah negara Arab kecuali Oman memulai agresinya ke Yaman pada 26 Maret lalu. Serangan yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat itu telah merenggut nyawa dan melukai belasan ribu warga Yaman.

Serangan rezim yang mengklaim dirinya sebagai penjaga Haramain as-Sharifain itu, juga telah meluluhlantakkan infrastruktur vital Yaman seperti rumah sakit, sekolah, jembatan, masjid dan fasilitas-fasilitas publik lainnya, dan memaksa jutaan warga mengungsi. [IR/NA/SFA]

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Keganasan Serangan Saudi Bunuh Anak-Anak Tak Berdosa Yaman | Arrahmah News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: