ISIS

Jenderal Badrodin Haiti Sebut Bomber Surakarta Berafiliasi dengan Teroris ISIS

Rabu. 06 Juli 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Kasus bom Solo adalah efek dari gerakan ekstrimis pendukung Negara Khilafah, mereka menyasar aparat kepolisian yang merupakan sebuah ancaman terhadap Negara. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti angkat bicara dan dia menduga kuat bahwa Nur Rohman, pelaku bom bunuh diri di Mapolres Surakarta berafiliasi jaringan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Aksi ini diduga atas perintah Bahrun Naim, otak serangan bom Thamrin, Jakarta Pusat. Januari 2016.

Nur Rohman dan Bahrun Naim memiliki hubungan erat dengan jaringan Abu Musab dari kelompok Jamaah Ansarut Daulah Khilafah Nusantara (JADKN). Sementara JADKN, kata Badrodin, merupakan sempalan Jamaah Islamiyah (JI) yang mendukung jaringan ISIS.

“Jadi ini kelompok JADKN yang merupakan sempalan JI yang mendukung ISIS. Berbeda dengan Aman yang itu merupakan JAD (Jamaah Ansarut Daulah),” kata Badrodin usai Salat Id di Masjid Al Ikhlas, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (6/7/2016).

Sulaiman Aman Abdurrahman merupakan teroris yang ditangkap Detasemen Khusus 88, Maret 2010. Aman merupakan kelompok radikal JAD yang berafiliasi dengan Abu Jandal.

Namun, dugaan ini harus ditelaah lebih dalam. Bisa saja antaranak buah saling berkoordinasi satu sama lain.

“Hal ini bisa saja terjadi,” ucap dia.

Menurut jenderal bintang empat ini, tidak menutup kemungkinan aksi bom bunuh diri yang dilakukan Nur Rohman merupakan aksi tunggal tanpa komando Bahrun Naim. Perakitan bom yang dilakukan pria kelahiran Surakarta ini menjadi alasan Badrodin berpikir dugaan lain, Nur Rohman melakukannya seorang diri.

Bom yang dirakitnya pun bisa saja merupakan bom sisa yang dibuat pada Desember-Januari lalu untuk teror  Thamrin dan bisa jadi bom baru hasil rakitan Nur Rohman. Dari segi usia, Badrodin menyebut bom tersebut hampir sama dengan bom Thamrin.

“Bisa jadi bom sisa (teror Thamrin) karena dulu kan ditangkap ada empat anggota kelompok. Kemudian ada Abu Musab, ada Uighur, kemudian yang bersangkutan ini yang lari,” ucap Badrodin. (SFA)

Sumber: metrotvnews.com

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: