Internasional

Jubir Militer Mesir; Teroris Naif Jika Berpikir Bisa Duduki Mesir

Salafynews.com, KAIRO – Juru bicara militer Mesir, Brigadir Umum Mohamed Samir mengatakan bahwa “teroris” di balik serangan mematikan Rabu di Sinai Utara adalah naif  jika berpikir bahwa mereka bisa menempati  satu bagianpun dari Mesir.

“Apa yang terjadi menunjukkan bahwa kelompok teroris itu naif dan bodoh karena mereka berpikir bahwa mereka bisa menempati wilayah di  Mesir, tidak peduli seberapa  bersenjata mereka,” ungkap Samir kepada situs berita Ahram Arab pada hari Kamis(2/7).

mohammed samir

Lebih lanjut ia juga menyalahkan press lokal yang berulang kali menerbitkan berita “salah” kepada media asing mengenai jumlah kematian terkait konfrontasi mematikan antara milisi yang berafiliasi dengan ISIS dan militer Mesir pada hari Jum’at di Sinai Utara.

“Kemarin, militer Mesir menghadapi dua perang, perang darat dan perang media,” ungkap Samir kepada situs berita  Ahram Arab pada hari Kamis(2/7).

“Press asing dan kantor-kantor berita asing terus-menerus mempublikasikan jumlah “salah” itu  utuk menebar frustasi diantara masyarakat Mesir, dan beberapa media lokal telah melaporkan siapa saja mereka,” tambahnya.

Sementara militer Mesir mengumumkan bahwa konfrontasi menyebabkan korban 13 tentara yang tewas, media-media asing justru mengabarkan sekitar 60-70 tentara telah tewas.

“Tidak ada penundaan dalam mengumumkan jumlah korban, dan jika ada itu hanya berlangsung selama beberapa menit,” Samir menjelaskan. “Kepala operasi di lapangan biasanya menghitung dan menerbitkan ‘laporan pertarungan’ pada akhir hari, tidak pada saat operasi sedang berlangsung

Pada hari Selasa lalu Samir memang telah mengabarkan bahwa sekitar 300 teroris telah menyerang situs-situs keamanan sehari sebelumnya. Tentara militer melawan dan menewaskan 100 orang dari mereka sedang yang lainnya melarikan diri.

Sumber-sumber militer mengatakan kepada Reuters Aswat Masriya bahwa setidaknya 22 militan tewas dalam serangan udara pasukan udara Mesir yang diluncurkan pada Kamis pagi di Rafah, Sinai Utara.

ISIS yang berafiliasi dengan provinsi Sinai(sebelumnya dikenal sebagai Ansar Beit Al-Maqdis), mengklaim bertanggung jawab atas serangan di lebih dari 15 situs keamanan dan tiga serangan bunuh diri di Sinai Utara pada hari Rabu lalu.

Provinsi Sinai juga telah mengaku bertanggung jawab atas sejumlah serangan besar-besaran di seluruh Mesir.

Pada Oktober tahun lalu, setidaknya 31 petugas keamanan dan tentara tewas dalam dua serangan terpisah di pos pemeriksaan militer di Sheikh Zuweid dan Al-Arish, Sinai Utara.

Kelompok ini mengklaim pada bulan Januari bahwa ia telah menggerebek enam situs militer dan situs kepolisian yang berbeda di  Sinai Utara dalam serangan yang menewaskan sedikitnya 44 orang. (lm/ahramonline)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: