Internasional

Jubir Militer Yaman Ancam Serang Balik Saudi Lebih Gencar

Sanaa, Salafynews.com – Juru bicara angkatan bersenjata Yaman mengatakan, serangan ke pangkalan militer di selatan Arab Saudi hanya sebagian kecil dari balasan rakyat Yaman kepada rezim Al Saud.

Menurut laporan televisi al-Masirah, Sharaf Ghalib Luqman, juru bicara militer Yaman hari Jumat (22/5) mengungkapkan, rangkaian serangan terbaru militer, komite rakyat dan kabilah Yaman terhadap pangkalan militer Arab Saudi di selatan negara ini hanya sebagian kecil dari jawaban bangsa Yaman terhadap agresi brutal Riyadh dan rezim Al Saud selanjutnya harus bersiap-siap menghadapi serangan balasan yang lebih luas.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah besar pangkalan dan pos militer Arab Saudi di wilayah perbatasan dengan Yaman berhasil diduduki oleh militer serta pasukan revolusioner Yaman atau menjadi target serangan roket dan mortir rakyat Yaman.

Terkait hal ini, militer Yaman, Jumat sore, mengkonfirmasikan bahwa pos militer di kota Najran, Arab Saudi menjadi target serangan mortir. Dalam serangan tersebut, dua tentara Arab Saudi tewas.

Jumat pagi, militer Yaman juga menembaki pusat komando penjaga perbatasan Arab Saudi di Dhahran dan menurut keterangan sumber Arab Saudi, serangan tersebut mengakibatkan seorang tewas dan dua lainnya cidera.

Kabilah Yaman dan pasukan rakyat yang berafiliasi dengan Ansarullah juga dilaporkan berhasil menyandera 85 tentara Arab Saudi di berbagai wilayah perbatasan.

Sementara pada hari Kamis (21/5) kabilah Yaman dan pasukan rakyat menyerang sebuah pos penjaga perbatasan Arab Saudi dan menewaskan 17 militer rezim Al Saud. Aksi tersebut sebagai balasan atas serangan brutal jet tempur Arab Saudi dan artileri negara ini ke berbagai wilayah perbatasan Yaman.

Adapun Press TV melaporkan para hacker Yaman berhasil menghack sistem internet pemerintah Arab Saudi dan menembus ribuan dokumen rahasia.

Menurut sumber ini, sistem yang berhasil dihack milik berbagai departemen Arab Saudi termasuk Departemen Dalam Negeri dan Departemen Luar Negeri. (dh)

1 Comment

1 Comment

  1. hardono

    December 25, 2015 at 8:32 pm

    Hukum mati para perwira koalisi yang menyerang yaman…tidak perlu dijadikan tukar tawanan….serang terus semua yg terlibat koalisi jahat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: