Eropa

Jumlah Korban Tewas Meningkat Menjadi 95 Orang Dalam Ledakan Ankara

ANKARA, Salafynews.com – Kantor perdana menteri Turki menyatakan, setidaknya 95 orang tewas dan 246 lainnya mengalami luka-luka dalam pemboman kembar pada hari Sabtu yang menargetkan aksi demonstrasi damai di ibukota Turki, Ankara.

Menurut pernyataan dari Pusat Koordinasi Perdana Menteri pada Sabtu(10/10) setelah peristiwa kemarin, empat puluh delapan orang saat ini masih dalam perawatan intensif

“Lima puluh dua dari mereka yang tewas telah diidentifikasi,” tambah pernyataan tersebut. Sebelumnya, Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu, telah mengumumkan tiga hari berkabung nasional bagi para korban.

Meskipun identitas pelaku masih belum diketahui, menurut Davutoglu yang berbicara pada Sabtu malam itu mengatakan ada “tanda-tanda yang sangat kuat” bahwa ledakan Ankara itu dilakukan oleh dua orang pembom bunuh diri.

Para pejabat keamanan yang berada di ibukota dan tidak mau disebutkan identitasnya menyatakan   kepada Anadolu Agency bahwa serangan itu dilakukan oleh dua pembom bunuh diri yang menggunakan bahan peledak TNT, yang ditambahkan dengan bola logam untuk membuat proyektil.

Polisi mengatakan mereka telah menemukan bagian-bagian tubuh milik dua pembom dan kini sedang bekerja untuk mengidentifikasi mereka. Pihak berwenang juga memeriksa kamera keamanan di sekitar daerah tersebut.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan, Mehmet Muezzinoglu mengungkapkan jumlah korban pada konferensi pers di kantor perdana menteri beberapa jam setelah serangan Ankara.

“Di tempat kejadian, 62 orang tewas dan 24 lainnya meninggal di rumah sakit,” katanya. “Dua puluh empat orang terluka parah.”

Dari 186 terluka, Muezzinoglu mengatakan 28 berada di unit perawatan intensif dan 18 saat menjalani operasi.

Jumlah korban tewas yang masih terus meningkat menjadikan serangan ini sebagai serangan paling mematikan dalam sejarah Turki.

Serangan yang terjadi di dekat stasiun kereta api utama Ankara yang terjadi saat 14.000 orang berkumpul untuk melakukan aksi demonstrasi damai itu juga segera meningkatkan ketegangan yang semula memang sudah tinggi di tengah tindakan ofensif pemerintah terhadap milisi Kurdi,menjelang pemilu Turki pada 1 November nanti.

Sebuah rekaman video amatir yang diperlihatkan televisi NTV, menunjukkan para aktifis yang tersenyum, saling bergandengan tangan dan berdansa dalam aksi demonstrasi damai yang ditujukan untuk menyeru diakhirinya konflik antara PKK dan negara Turki, sebelum tiba-tiba mereka berjatuhan ketika ledakan besar terjadi.

Mayat para aktivis “Kerja, Perdamaian dan Demokrasi” yang tewas, terlihat berserakan di tanah setelah ledakan, bersama dengan spanduk-spanduk yang semula mereka bawa.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab terhadap serangan tersebut. (SFA/LM/AnadoluNewsAgency)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: