Umum

Jurnalis; Penanganan Ancaman Teror AS Hanya Untuk Lindungi Israel

 

Salafynews.com, WASHINGTONJurnalis dan cendekiawan Amerika mengatakan bahwa pemerintah Amerika menyebarkan ketakutan palsu terhadap “teroris Islam” sebagai bagian dari kebijakan politik luar negerinya guna  mengukuhkan dominasi global untuk melancarkan serangan militer kepada negara-negara yang bertentangan dengan Israel.

Dr Kevin Barrett

Jurnalis Dr Kevin Barrett

“Seluruh wacana media  tentang terorisme adalah semacam manipulasi sosial, program cuci otak yang dilakukan oleh para ahli dalam memanipulasi opini publik dengan menciptakan gagasan ancaman teroris guna mengarahkan masyarakat ke arah kebijakan sosial yang  ingin mereka capai, ” ungkap Dr Kevin Barrett, pendiri Persatuan Muslim-Yahudi-Kristen.

“Gagasan mengenai  ancaman teroris muslim radikal melawan Amerika Serikat memang sengaja dibuat untuk mengejar tujuan-tujuan kebijakan luar negeri, termasuk dominasi Timur Tengah dan peluncuran apa yang disebut tindakan pencegahan terhadap agresi kriminal  negara-negara yang menimbulkan ancaman terhadap ‘negara’ Israel, “kata Barrett dalam sebuah wawancara per telepon dengan Press TV pada hari Jumat (26/6) kemarin.

RasismeMenurut sebuah studi terbaru, ancaman aksi teror berkaitan dengan rasisme yang dilakukan oleh kulit putih Amerika menghadirkan ancaman teror yang jauh lebih besar bagi negara itu daripada ancaman yang diterima dari individu terkait dengan kelompok-kelompok ekstremis seperti Al-Qaeda atau ISIS.

Menurut New America Foundation, sebuah think tank yang berbasis di Washington, sebagian besar serangan “teror” yang dilakukan di wilayah AS sejak 11 September 2001 telah dilakukan oleh supremasi kulit putih dan kelompok radikal anti-pemerintah.

Hitungan New America Foundation yang terbaru mencatat bahwa hampir dua kali lipat orang telah terbunuh oleh supremasi kulit putih dan gerakan fanatik anti pemerintah semenjak peristiwa 9/11 daripada mereka yang tewas karena individu yang terinspirasi al-Qaeda.

Studi ini menemukan bahwa 48 orang telah tewas oleh ekstrimis yang bukan Muslim, termasuk pembunuhan massal terbaru di Charleston, Carolina Selatan, sedang 26 orang tewas ditangan mereka yang memproklamirkan diri sebagai Muslim. (SFA/LM/PressTv)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: