ISIS

Kapolri: Polisi Selalu Pantau Pergerakan Terorisme

23 Desember 2015

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Polri terus memantau pergerakan kelompok-kelompok yang menjurus ke paham terorisme dan radikalisme. Ada beberapa kelompok yang diyakini sangat berbahaya.

Kapolri Jendral Badrodin Haiti menuturkan, ada dua kegiatan yang dilakukan polisi. Salah satunya memonitor kelompok-kelompok yang mencurigakan.

“Yang sifatnya tertutup tentu kita lakukan monitoring. Jika ada gerakan-gerakan yang mencurigakan kita bisa bergerak lebih cepat,” kata Badrodin saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (23/12/2015).

Badrodin mengakui, polisi tidak bisa memantau semua pergerakan kelompok terduga terorisme. Polisi dan masyarakat perlu sama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap kelompok terorisme yang belum terpantau.

Menurut Kapolri, sejumlah kelompok teroris sudah teridentifikasi. Mereka membelah dalam sembilan kelompok besar, di antaranya Mujahidin Indonesia Timur, Mujahidin Indonesia Barat, Laskar Jundullah, Jamaah Ansharut Tauhid, Jamaah Daulah Islamiyah, dan Negara Islamiyah Nusantara.

Polri tak mau berspekulasi apakah sembilan kelompok besar itu saling bertemali atau tidak. Yang pasti, tambah Badrodin, bisa saja mereka saling terkoneksi.

“Zamannya kan sudah modern. Jaringan mereka luas, karena ideologi mereka hampir sama,” ungkap dia.

Perihal pernyataan Jaksa Agung Australia George Brandis yang menyebut kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang mengincar Indonesia, karena dianggap sebagai kekhalifahan jauh, Badrodin siap melakukan pemeriksaan. Namun, ia mengaku ada pendekatan berbeda dalam menangani ISIS.

“Tentu kita pendekatannya berbeda, tapi jangan sampai jadi isu dan berpolemik. Tapi kalau begitu paling tidak kita lakukan pemeriksaan,” tutup dia. (SFA)

Sumber: MetroTvNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: