Internasional

Karena Tentara Irak Sukses Bebaskan Ramadi Para Pemimpin ISIS Bertikai

30 Desember 2015,

SALAFYNEWS.COM, BAGHDAD-IRAK – Badan intelijen “Pertahanan Nasional” komite popular rakyat Irak, Selasa (29/12), mengungkap adanya perpecahan, pertikaian, dan keretakan pada tubuh jajaran organisasi ISIS sehingga menyebabkan mereka saling membunuh diantara mereka sendiri, ini terjadi di provinsi Anbar dan Salahuddin. (Baca: Para Pemimpin ISIS Lari Tunggang-Langgang dari Ramadi Irak)

Dalam sebuah pernyataan singkat badan intelijen tersebut, sebagaimana diterima oleh kantor berita al-Sumaria (29/12), menyebutkan bahwa “Telah terjadi pertikaian dan perpecahan antara sesama anggota ISIS di wilayah provinsi Anbar dan Salahuddin, perpecahan itu telah menyebabkan konfrontasi diantara mereka sendiri.”

Walikota Rutbah provinsi Anbar, Imad Ahmed, mengungkapkan, Selasa (29/12), adanya pertikaian yang “signifikan” antara para pemimpin organisasi teroris ISIS, perbedaan-perbedaan di tubuh organisasi itu berkembang menjadi sebuah perkelahian antar para pemimpin, latar belakang dari pertikaian itu adalah dikarenkan suksesnya operasi militer pasukan keamanan Irak membebaskan kota Ramadi. (Baca: AS Dibalik Jatuhnya Ramadi ke Tangan ISIS)

Juru bicara untuk operasi militer gabungan, Brigadir Jenderal Yahya Rasul, telah mengumumkan, Senin (28/12), terkait pembebasan kota Ramadi dari kendali ISIS, dan bendera nasional Irak dikibarkan di salah satu gedung pemerintah yang berada di pusat kota, sebagaimana pula Perdana Menteri Haider Abadi menegaskan kami akan terus bergerak untuk membebaskan kota Mosul dari tangan teroris ISIS. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: