Nasional

Kasus Bentrok Warga di Tolikara, Tiga Tewas dan 100 Honai Dibakar

Salafynews.com,  JAYAPURA – Tiga warga sipil dilaporkan tewas dan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka dalam bentrok antar warga yang terjadi di Kampung Gelo, Distrik Gika, Kabupa­ten Tolikara, kemarin (15/7). Selain menewaskan tiga warga sipil, bentrok antar warga ini juga mengakibatkan 100 honai, tiga bangunan Puskesmas dan satu unit rumah Yayasan WVI dibakar.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Patrige, SH, M.Si, yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya bentrok antar warga tersebut. Patrige mengatakan, bentrok antar warga ini mengakibatkan tiga orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka. “Selain itu, sekitar 100 honai, tiga bangunan Puskesmas  dan satu unit rumah Yayasan WVI dibakar massa,” jelasnya di Mapolda Papua, pada hari Rabu (15/7).

Tolikara honaiPatrige mengatakan, pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Tolikara belum dapat melakukan identifikasi terhadap tiga warga yang tewas serta memeriksa korban yang mengalami luka-luka.  Namun terkait bentrok ini menurut Patrige, Kapolres Tolikara bersama pimpinan daerah dalam hal ini Bupati Tolikara dan Ketua DPRD Tolikara telah turun ke lokasi bentrok dan menenangkan kedua kelompok warga yang terlibat bentrok. “Kapolres Tolikara bersama pimpinan daerah di Kabupaten Tolikara sudah turun menenangkan kedua kelompok warga yang terlibat bentrok. Saat ini kedua kelompok sudha meninggalkan lokasi terjadinya bentrok,” ungkapnya.

Untuk mencegah terjadinya bentrok susulan, Polres Tolikara menurut Patrige telah menempatkan personelnya. Penempatan personel Polres Tolikara ini selain untuk mencegah terjadinya bentrok susulan, juga untuk mencegah meluasnya bentrok antar warga ini. “Hingga saat ini situasi  aman terkendali dan Polres Tolikara sudah menempatkan personelnya untuk melakukan pengamanan dan pengawasan. Sampai saat ini belum bisa diperkirakan berapa kerugian material akibat bentrok antara warga ini,” tuturnya.

Patrige berharap pemerintah daerah dapat segera menyelesaikan bentrok antara warga ini agar tidak meluas dan memakan korban jiwa lagi. Patrige juga menghimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan isu-isu yang berkembang dan berpotensi memperkeruh situasi. (SFA/MM/RadarSorong)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: