Internasional

Kekejian ISIS Putus Aliran Sungai Efrat Menuju Ramadi

Salafynews.com – Sumber keamanan dan sumber lokal, Selasa (2/5) mengkorfirmasikan bahwa  teroris ISIS telah memutus aliran sungai Efrat pada bendungan Ramadi yang menyebabkan penurunan signifikan debit air sungai. Tindakan itu dapat menimbulkan risiko keamanan dan krisis kemanusiaan baru di provinsi Anbar dan di wilayah-wilayah lainnya.

Bendungan yang dipasang pintu-pintu lebar untuk mengatur kontrol debit air di Sungai Efrat, di sebelah utara kota Ramadi (100 km sebelah barat Baghdad), berada di bawah kendali ISIS sejak 17 Mei lalu.

Ketua Dewan Provinsi Anbar, Sabah Kurhot mengatakan, “Setelah teroris ISIS menutup semua pintu bendungan, debit air bendungan tidak sampai ke pompa air di Khalidiya dan Habbaniyah ke arah timur Ramadi.” Demikian dilaporkan oleh kantor berita AFP.

Kurhot memperingatkan ISIS akan melakukan serangan  ke wilayah Khalidiya dan Habbaniyah melalui infiltrasi anasir mereka  setelah debit air semakin rendah di sana.”

Ia meminta pasukan keamanan untuk memulai pelaksanaan operasi militer membebaskan Ramadi sesegera mungkin agar dapat mengambil kembali kontrol bendungan atau mengebom salah satu pintu bendungan sehingga memungkinkan air mengalir ke Khalidiya dan Habbaniyah.

Kurhot menyinggung  bahwa aliran ini akan membantu menghindari pengungsian dari daerah-daerah tersebut.

Sheikh Rafi’ Fahdawi, pemimpin suku Abu Fahd yang bertempur melawan teroris ISIS  di Khalidiya mengatakan, “Rendahnya debit air  di kota-kota Habbaniyah dan Khalidiya akan menimbulkan dampak  kemanusiaan dan militer.”

Habbaniyah dan Khalidiya termasuk dari beberapa kota yang masih di bawah kontrol negara dan suku-suku yang  mendukungnya di provinsi Anbar.  Adapun sebagian besar wilayah Anbar kini masih dikendalikan oleh pihak ISIS.

Fahdawi memperingatkan bahwa pemutusan aliran air ke wilayah Khalidiya dan Habbaniyah akan menimbulkan krisis kemanusiaan besar yang tidak hanya berdampak di daerah-daerah tersebut, tetapi juga di provinsi-provinsi selatan yang dilewati aliran sungai Efrat, seperti Babel, Diwaniya, Karbala, Najaf dan Samawa. Bahkan seluruh wilayah yang berada di pusat dan selatan negara itu di sepanjang  sungai Efrat yang merupakan sungai terbesar kedua di Irak,  akan terkena dampaknya.

Pasukan Irak telah disebar di beberapa wilayah yang terletak di timur dan selatan Ramadi untuk mengambil alih kontrol Ramadi dari tangan teroris ISIS. (jb)

3 Comments

3 Comments

  1. wababi sisapi

    June 3, 2015 at 8:42 pm

    Ketika pasukan Imam Ali dapat menguasai aliran sungai eufrat, Beliau tetap mengijinkan pasukan muawiyah untuk dapat minum air itu, padahal sebelumnya ketika masih dikuasai pasukan muawiyah, seluruh pasukan Ali k.w. dilarang minum walau hanya seteguk. Peristiwa ini kembali terjadi ketika pasukan terkutuk ISIS menguasai eufrat, Rakyat yg berafiliasi pada pemerintah akan diputus dari meminum air eufrat. di jaman Al Husain juga terjadi, dimana pasukan ibnu ziad anjing Yazid melarang Imam Husain as. dan pengikutnya untuk mendapatkan seteguk air. Sungguh ISIS adalah bagian dari sejarah panjang kebengisan kaum munafiqin terkutuk. Kelak kaum munafiqin wahabi salafi akan mendapatkan apa yg mrk perbuat. Semoga dipercepat kehancurannya.

  2. Pingback: Pasokan Gas untuk Pembangkit Listrik di Damaskus Diputus Oleh Teroris – VOA ISLAM NEWS

  3. Pingback: Pasokan Gas untuk Pembangkit Listrik di Damaskus Diputus Oleh Teroris | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: