Internasional

Kenapa Kesepakatan Nuklir Iran meresahkan Zionis-Israel dan Netanyahu?

Salafynews.com, TEL-AVIV – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan telah membuat sebuah akun Twitter baru. Dalam akun Twitter barunya itu Netanyahu tidak menggunakan bahasa Inggris, atau Ibrani, melainkan menggunakan bahasa Farsi, bahasa yang digunakan oleh warga Iran.

Twitter-Netanyahu-Berbahasa-Persia

Twitter Netanyahu Berbahasa Persia

Melansir Al Arabiya pada Selasa (14/7/2015), akun Twitter itu tampaknya akan digunakan Netanyahu untuk menyebarkan pandangannya. Netanyahu menganggap Iran sebagai ancaman untuk Israel, seperti yang terlihat dalam kicauan pertamanya.

Dalam kicauan pertamanya itu, Netanyahu menampilkan gambar Presiden Iran Hassan Rouhani yang mengobarkan kebencian dan pernyataan dari pemimpin tertinggi spiritual Iran, Ayatullah Ali Khameini, yang menyerukan perlawanan terhadap AS, meskipun Iran sedang terlibat dalam perundingan nuklir.

Zionis

Zionis

Sementara itu, Israel menjadi satu-satunya negara yang tidak senang dengan dicapainya kesepakatan nuklir antara Iran dan enam negara kekuatan dunia. Mulai dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Menteri-menteri, hingga pejabat tinggi mereka berbondong-bondong mengecam kesepakatan tersebut. Baca Iran “Lebaran” Sukses Dalam Kesepakatan Nuklir

Wakil Menteri Luar Negeri Israel, Tzipi Hotovely bahkan menyebut, kesepakatan yang baru saja tercapai tersebut adalah bukti bahwa negara-negara Barat sudah mulai kehilangan kekuatannya. Menurut Hotovely, akibat lemahnya, Barat menyerah pada Iran, yang ditandai dengan kesepakatan tersebut. Baca Netanyahu Panen Gugatan atas Kegagalannya Hentikan Kesepakatan Nuklir Iran

Hotovely menegaskan, pemerintah Israel tidak akan diam saja melihat kemenangan yang telah dicapai oleh rival mereka di Timur Tengah. Dirinya berujar, Israel akan berusaha sekuat tenaga untuk membatalkan kesepakatan tersebut.

“Pemerintah Israel akan bertindak dengan segala upaya untuk menghentikan perjanjian nuklir yang telah disepakati itu. PM Netanyahu menegaskan, Iran tak akan pernah bisa dipercaya menjalankan program nuklir apapun,” sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Budaya dan Olahraga Israel, Miri Regev juga menyebut Barat seperti memberikan lisensi membunuh kepada Iran dengan adanya kesepakatan ini. Regev, sama halnya dengan seluruh pejabat Israel menyatakan kesepakatan ini sama dengan memberikan kesempatan bagi Iran untuk mengembangkan senjata nuklir, yang akan dipakai untuk menyerang Israel. (SFA/MM/RT/Al-Arabiyah)

2 Comments

2 Comments

  1. wababi sisapi

    July 15, 2015 at 3:04 pm

    ha ha ha ha ………………..zionis menangis, wahabi salafi menangis keras………..

  2. Shiar Islam

    November 4, 2015 at 9:56 pm

    Pengganas Yahudi tidak boleh di percaya sudah 67 tahun dia menceroboh Palistina dengan bantuan Ingggeris dan USA. Semua ketetapan PBB tidak dipatuhi.Hanya dengan tindakan tegas dari semua pejuang Kemerdekaan dari segenap lenjuru dunia yang boleh memberi pelajaran kepada meka. Bertindaklah dari sekarang. !!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: