Internasional

Kepala Suku Najran Deklarasikan Pisah dari Arab Saudi, Gabung Ansarullah

Salafynews.com, NAJRAN – Kepala suku di kota perbatasan Najran mengatakan bahwa mereka berlepas diri dari Saudi dan bergabung dengan masyarakat Yaman untuk bertempur melawan Saudi Arabia.

Syekh Faozi Akram kepala suku Yaman dan Walad Abdullah di Najran mengatakan kepada FNA pada hari Senin(15/6) kemarin, bahwa suku-suku di kota itu memiliki rencana untuk segera melepaskan diri dari pemerintahan pusat di Riyadh.

Kepala Suku Najran“Pasukan Saudi menembakkan rudal dan bom mortir ke wilayah Najran dan kemudian meyalahkan pihak Houthi Yaman atas hal itu,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa suku-suku di Selatan Najran telah melakukan pertemuan dengan pasukan Yaman untuk mendiskusikan bagaimana cara melawan balik pasukan Saudi.

Syeikh Akram menggaris bawahi bahwa tuntutan suku-suku Yaman untuk merdeka dan bangkit akibat agresi biadab Saudi terhadap Yaman dan kehadiran personil militer Saudi di Najran.

“Semua suku Yaman terancam oleh Saudi Arabia dan kami siap untuk syahid di jalan Allah,” tambahnya.

Pernyataan itu disampaikan setelah orang-orang suku yang tinggal di Najran dalam sebuah pernyataan menyuarakan oposisi terhadap serangan Riyadh di Yaman dan menyatakan perang melawan rezim Saudi.

“Suku-suku Yaman mendeklarasikan sebuah pernyataan perang terhadap pendudukan rezim Saudi, dan menekankan bahwa kerajaan Saudi merepresentasikan korupsi di muka bumi dan menumpahkan darah masyarakat tak berdosa di seluruh dunia dengan menganggap hal itu sebagai sesuatau yang  rutin dan  wajar,” ungkap Abdul Azis Farid kepada FNA, Senin kemarin.

Menurut Farid, pernyataan itu juga menambahkan bahwa “sedisionist” (para penghasut) rezim Saudi ingin merubah wilayah Najran sebagai wilayah garis depan perang melawan saudara dan tetangganya serta menggunakan wilayah ini sebagai pusat serangan artileri melawan Yaman dimulai dari minggu kedua perang terhadap masyarakat Yaman. Farid juga menambahkan bahwa suku-suku Najran akan segera bangkit melawan rezim Saudi karena agresinya kepada Yaman dan akan berjuang melawan pasukan Saudi.

Pernyataan itu disampaikan setelah  Menteri Garda Nasional Arab, Mut’ib bin Abdullah mengirimkan hadiah senilai beberapa juta Riyal kepada syekh Arab di Najran bagian Tenggara guna  mencegah mereka dari memihak dan mendukung gerakan Ansarullah Yaman. Baca Pangeran Mut’ib Suap Para Pemimpin Kabilah di Najran

Kantor berita Khabar Yemen minggu lalu melaporkan bahwa Mut’ib telah membayar satu juta  Riyal Saudi (mendekati 250.000 dolar Amerika) kepada setiap kepala suku dan syekh di Najran bersama denga surat apresiasi dari Riyadh demi menjaga mereka agar tetap berada di pihak Riyadh. Baca Kepala Suku Yaman Tolak Suap Menteri Pertahanan Saudi

Aktivis Saudi merilis sebuah dokumen yang menunjukkan chek senilai satu juta Riyal yang telah dikirim untuk Husain Mahdi al-Haidar, Massoud Bin Mahdi al-Haidar, Sal Ibn Naji dan kepala-kepala suku Najran lainnya.

Pernyataan suku-suku Najran yang menunjukkan sikap oposisi mereka terhadap keinginan Riyadh untuk menjadikan wilayah mereka sebagai garis depan untuk melawan Yaman, menunjukkan bahwa ketua-ketua suku itu menolak chek yang diberikan Saudi. (SFA/LM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: