Eropa

Kesaksian Militan ISIS Inggris: Barat Dibalik Derita Rakyat Suriah

Minggu, 01 Januari 2017 – 06.08 wib

SALAFYNEWS.COM, LONDON – Surat kabar Inggris The Independent mengungkapkan dalam sebuah wawancara dengan salah satu anggota ISIS Inggris yang telah melarikan diri bahwa kelompok ISIS dan khususnya para militan asing adalah alasan utama dari penderitaan rakyat Suriah. Anggota ISIS ini juga menjelaskan bahwa “negara Barat telah berjanji untuk membantu kami namun setelah itu mereka mengkhianati kami”. (Baca: Kesaksian Mantan Teroris: Anggota ISIS Suka Minum Miras dan Doyan Perkosa Wanita)

Surat kabar ini mengutip dalam pertemuannya yang dilansir oleh Almaalomah (31/12) dari seseorang yang dipanggil Abu Al-Mu’shatam al-Britani yang mengatakan bahwa, “pembunuhan dan eksekusi yang dilakukan terhadap orang-orang di kota Manbij dan Aleppo sengaja dituduhkan kepada pemeritahan presiden Bashar Assad sebagai pembenaran agar bisa membunuh siapapun”.

Ia juga menambahkan bahwa “teroris ISIS telah bertemu dengannya di Suriah utara setelah ia melarikan diri dari kota Aleppo ke perbatasan Turki dan ia adalah salah satu dari tiga anggota ISIS yang berhasil melarikan diri karena kekalahan kelompoknya dan hilangnya wilayah yang mereka kuasai di Irak dan Suriah ketika kelompok-kelompok ISIS melakukan eksekusi pada anggota-anggota mereka yang melarikan diri dari pertempuran”.

Ia juga menambahkan bahwa, “setiap orang yang mendapati mereka sebagai anggota kelompok ISIS mereka mengatakan bahwa mereka hanyalah supir atau tukang masak tanpa menjelaskan hubungan mereka dengan tindakan terorisme dan hal ini sangatlah wajar bagi mereka yang ingin tetap hidup dan membebaskan diri dari hukuman”. (Baca: Kesaksian Janda Teroris: ISIS Dihuni Orang-orang Munafik dan Maniak Seks)

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa, “AS, Inggris dan Perancis menginginkan kami untuk melawan pemerintahan Bashar Assad dan menggulingkannya, dan mereka telah berjanji untuk membantu kami namun setelah itu mereka mengkhianati kami”.

Ia menjelaskan bahwa, ”eksekusi dan pemenggalan kepala yang dilakukan ISIS begitu dibenci oleh para penduduk dan kelompok yang paling kejam dalam melakukan kejahatan di dalam ISIS adalah para militan asing”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: