Eropa

Kesal dengan AS di Suriah, Rusia Uji Coba 3 Rudal Antar Benua

Kamis, 13 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, RUSIA – Militer Rusia telah menguji coba tiga rudal balistik antarbenua di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS dalam berbagai isu, khususnya krisis Suriah.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, pasukan Rusia menembakkan roket berkemampuan nuklir dari kapal selam Armada Pasifik di Laut Okhotsk utara Jepang pada hari Rabu. (Baca: Rusia Uji Coba Rudal Jelajah Iskandar)

Sebuah rudal Topol selanjutnya ditembak dari kapal selam di Laut Barents, sementara rudal ketiga diluncurkan dari sebuah situs pedalaman di barat laut Rusia, kantor berita RT melaporkan.

Peluncuran rudal antar benua datang di saat hubungan antara Rusia dan AS telah mencapai titik terendah setelah runtuhnya gencatan senjata di Suriah.

‘Latihan Rusia tidak menimbulkan ancaman bagi siapa pun’

Dalam perkembangan lain pada Rabu (12/10), Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu menuduh Barat berusaha menggambarkan latihan militer negaranya sebagai ancaman, dan mengatakan latihan militer bagian dari langkah-langkah pelatihan tempur biasa. Berbicara pada konferensi pers di Moskow, Shoigu menolak “celaan” dari negara-negara Barat yang mengkhawatirkan kesiapan tempur Rusia dan kemampuannya.

“Kegiatan pelatihan operasional dan tempur kami disalahpahami sebagai ‘sinyal mengkhawatirkan’. Ide-ide dari ancaman militer, perang dingin baru atau perlombaan senjata sedang beredar. Tentu saja, itu tidak benar, “katanya.

Menteri Pertahanan Rusia lebih lanjut meyakinkan bahwa latihan militer bertujuan untuk memastikan keamanan Rusia. (Baca: HEBOH.. Rusia Lakukan Uji Coba Rudal “Tsirkon” Melebihi 5 kali Kecepatan Suara)

Rusia telah mengadakan serangkaian latihan dan inspeksi kesiapan tempur angkatan bersenjatanya dalam beberapa bulan terakhir.

Latihan 2016 di Kaukasus salah satu permainan perang terbesar Rusia, yang diadakan di Distrik Militer Selatan serta di Laut Hitam dan Laut Kaspia pada tanggal 5-10.

Rusia dan China juga mengadakan latihan pertama mereka pada bulan Mei. Mereka juga akan mengadakan latihan anti-rudal kedua pada tahun depan.

Awal pekan ini, Rusia mengumumkan rencana untuk mengadakan latihan bersama dengan pasukan Mesir, yang dijuluki pelindung dari latihan militer Friendship-2016, di Mesir pada pertengahan Oktober. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: