Editorial

Kesamaan Wahabi, Zionis, ISIS Suka Hancurkan Situs Sejarah Islam

Salafynews.com, JAKARTA – Sesuai data dalam sejarah “al-masajid al-sab’ah” atau 7 (tujuh) masjid yang terletak di kota Madinah al-Munawarah itu memiliki hubungan yang erat dengan perang Khandaq, bangunannya hingga saat ini masih kokoh berdiri sebagai sumber peninggalan dan situs sejarah Islam, serta pengetahuan kejadian tersebut, 7 (tujuh) masjid itu berkaitan dengan Rasulullah (Saw), keluarga dan para sahabatnya yang menjadi pusat ziarah bagi orang-orang yang umroh dan berhaji dari seluruh dunia Islam. Tempat ini merupakan salah satu tempat bersejarah yang ada di Madinah al-Nabi, tempat bersejarah lainnya seperti masjid Quba, masjid Dzul Qiblatain, tempat peperangan Uhud dan makam Hamzah paman Nabi, dan Abar Ali dan Masyrabah Ummu Ibrahim yang merupakan salah satu Istri Nabi (Saw). ( Baca Wahabi, Radikalisme Diantara ISIS dan ATHEIS)

BibiAmina

Makam Sahabat Nabi dibongkar

Perang Khandaq atau biasa disebut juga perang al-Ahzab terjadi pada tahun ke-5 H, pada kejadian perang tersebut pasukan pemuja kesyirikan berkumpul dibawah kepemimpinan Abu Sufyan, mereka berencana  menghadang dakwah Islam dan menghancurkan kota Madinah. Rasulullah (Saw) menggali parit berdasarkan usulan yang diberikan oleh Sahabatnya yang bernama Salman al-Farisi, disana Sayidina Ali berhasil membunuh Pahlawan musyrikin dari Jazirah Arab yang bernama Amr bin Abdiwud al-Amiri. (Baca Arab Saudi Hancurkan 95 % Tempat-Tempat Suci dan Situs-Situs Bersejarah)

Dinamakan 7 masjid karena disana dahulu terdapat sekumpulan mihrab yang terletak sepanjang pegunungan Sala’, mihrab tersebut adalah masjid-masjid mungil yang memiliki nilai historis dan untuk mengenang kembali perang Khandaq. Pegunungan Sala’ adalah sebuah gunung yang berada di tengah kota Madinah, jaraknya kurang lebih 700 meter dari masjid Nabawi. Gunung tersebut begitu dikenal karena Nabi pernah mendirikan kemah dipuncak sehingga dapat mengawasi medan perang pada waktu itu. (Baca Darimana Asal Usul Kebengisan Ajaran Salafy Wahabi?)

7 Masjid yang dikenal itu diantaranya, Masjid al-Mauqi’, Masjid al-Fath, Masjid Sayidina Salman al-Farisi, Masjid Sayidina Ali bin Abi Thalib, Masjid Siti Fatimah binti Rasulullah, Masjid  Sayidina Abu Bakar, dan Masjid Sayidina Umar bin Khatab.

Abdullah al-Anshari ( penulis buku sejarah “ al-Masajid al-Sab’ah ) menyatakan bahwa dirinya menyakini keutamaan masjid-masjid tersebut karena Nabi Saw pernah melaksanakan shalat disana dan doanya di ijabahi oleh Allah SWT , seperti yang disampaikan penulis kepada Koran Al-Hayah Arab. (Baca Wahabi Agama rekayasa monarki saudi)

Masjid tersebut memiliki nilai historis karena sebagai saksi penting dalam perjalanan hidup kaum muslimin ketika perang Khandaq, dimana dapat merealisasikan kemenangan yang sangat penting saat itu. Penulis melanjutkan, bahwa peninggalan sejarah Islam di kota Madinah al-Munawarah jumlahnya cukup banyak dan beragam, diantaranya al-Masajid al-Sab’ah, para sahabat juga pernah melaksanakan shalat disana disela-sela kesibukan mereka dalam berperang melawan kaum musyrikin sehingga sebagian masjid dinamakan dengan nama-nama mereka, tempat-tempat seperti inilah yang menyampaikan keotentikan sejarah Islam pada kita.

Israel Bulodozer Masjidil Aqsha

Gerakan penghancuran terhadap peninggalan dan situs sejarah Islam terus berlanjut, khususnya yang berhubungan dengan peninggalan Nabi (Saw), Keluarganya dan juga para Sahabatnya. Anggota dewan Ulama wahabi dan anggota komite ilmiah pemberi fatwa di Arab Saudi, Syeikh Shaleh al-Fauzan menyarankan untuk menghancurkan masjid-masjid yang menyebabkan bid’ah, muslimin wajib berlepas diri dari hal-hal tersebut. “Sesungguhnya masjid-masjid –baca : tujuh masjid di Madinah- itu hanyalah bid’ah, maka wajib untuk dihancurkan dan membebaskan muslimin dari keburukannya dan keburukan orang yang beribadah didalamnya, karena sesungguhnya itu bukanlah masjid tapi tempat –tempat bid’ah” ucapnya. (Baca MUFTI MAKKAH FATWAKAN GERAKAN WAHABI SESAT)

Fatwa yang dikeluarkan ulama wahabi seperti ini merupakan sebuah fatwa yang membentuk pola pikir dan perusakan opini, gerakan Wahabi ini juga sama dengan landasan kelompok teroris ISIS dan sebagian kelompok takfiri di Irak, Suriah, Mesir, Libya, dan beberapa Negara Islam di dunia, kelompok penyusup agama ini (Wahabi) terus menghancurkan masjid-masjid, makam para sahabat, serta makam para wali, dan fatwa itu pada akhirnya menjadi sebuah landasan mereka dalam menghancurkan makam para Nabi dan situs sejarah Islam dimana saja. (Baca Wahabi Ideologi Radikal Cetak Teroris)

Pihak pemerintah Arab Saudi pun sudah melakukan penghancuran terhadap sebagian masjid-masjid itu dan pihak kerajaan membangun sebuah masjid besar disana sebagai gantinya demi menghapus sejarah perang khandaq sehingga masjid-masjid itu kini hanya sebagian saja yang tersisa.

Sejak berkuasanya Monarki Wahabi di Arab Saudi, penghancuran  terhadap tempat-tempat bersejarah dan suci telah dilakukan sejak lama, diantaranya menghancurkan pemakaman Baqi, disanalah tempat dikebumikannya istri-istri Nabi, Putra-putri Nabi dan para sahabat. Agenda penghancuran dilakukan tanpa henti dengan alasan bid’ah, akan tetapi justru setelah dihancurkan mereka menjadikan tempat-tempat suci tersebut sebagai pusat berbagai bisnis dan proyek. Dengan dalih perluasan Masjidil Haram merupakan mereka membongkar dan menghancurkan situs-situs Islam, ini merupakan sebuah agenda penuh kepalsuan karena muslimin dapat menyaksikan sendiri sekarang, banyak hotel-hotel dan gedung pencakar langit berdiri tegak menggantikan peninggalan sejarah Nabi (Saw) yang mereka  hancurkan di Makkah al-Mukaramah. (Baca Kebencian Wahabi Terhadap Nabi Muhammad Dan Islam)

Ini bukan suatu hal yang mengherankan, tapi sebuah pemikiran yang tidak normal. Semua masih ingat bagaimana seorang Ulama besar Wahabi, Muqbil bin Hadi al-Wida’i dalam bukunya menyampaikan pernyataannya bahwa Kubah Nabi Saw harus dihancurkan, dia beralasan disana tempat bid’ah dan merupakan manifestasi dari kemusyrikan!.

Apa yang telah dilakukan oleh pemerintah wahabi Arab Saudi merupakan agenda yang sama, yang dilakukan oleh Zionis Israel yang hingga kini menjajah Masjidil Aqsa. (SFA/HH/BerbagaiMedia)

12 Comments

12 Comments

  1. Pingback: Ide Tak Manusiawi Akademisi AS: Amerika Harus Hancurkan Tempat Suci Islam | Arrahmah News

  2. Pingback: Makkah-Ku Malang, Wahabi dan Kapitalisme Sudah Merenggut Kesucianmu | Arrahmah News

  3. Pingback: Saudi, ISIS, Zionis Kerjasama Hancurkan Yaman | SalafyNews

  4. Pingback: Hadhramout Bangkit Melawan Al-Qaeda | SalafyNews

  5. Pingback: Hentikan Menganggap Teroris Wahabi Sebagai Ahlussunnah Wal Jamaah! – VOA ISLAM NEWS

  6. Pingback: MAULUD NABI, Ramzan Kadyrov Anjurkan Perbanyak Sholawat dan Berdoa Untuk Yaman | Arrahmah News

  7. Pingback: FAKTA.. Kurikulum Sekolah di Yordania Dukung Zionis Israel Tak Bela Palestina | SALAFY NEWS

  8. Pingback: Raja Jordania Minta Israel Terlibat Perang Lawan ISIS | SALAFY NEWS

  9. Pingback: LIAR.. Abu Bakar Baghdadi Tak Hiraukan Perintah Saudi dalam Perang Suriah | SALAFY NEWS

  10. Anonymous

    February 20, 2016 at 6:27 pm

    Kenapa Wahhabi menghancurkan ‘situs sejarah’ Islam? Alasan mereka itu merupakan bid’ah, dan suka nggak suka alasan itu benar..
    Tapi, yang jadi permasalahan sebenarnya bukan bid’ahmya, tapi kebiasaan masyarakat pada waktu itu yang menganggap tempat-tempat itu sakral, dan memulai praktek syirik disana, seperti ngasih sesajen dll.
    Karena hal itu dilarang keras dalam Islam, Muhammad Abdul Wahhab mengingatkan masyarakat tentang haramnya hal tersebur, tapi tidak pernah diindahkan, oleh karena itu, Muhammad Abdul Wahhab mengambil jalan kekerasan, dan menghancurkan beberapa situs tadi.
    Perlu diketahui, inti ajaran Wahhabi adalah untuk memurnikan Islam dari Takhayul, Taklid Buta, Bid’ah, dll.. wajar kalau merela melakukan hal itu, dan itulah yang paling munglin dilakukan Nabi Muhammad saw. jika beliau masih hidup..

    Saudara, semua hal ada sebabnya.. jangan menulis sesuatu yang menyudutkan sesama umat Islam.
    Bukan berarti saya pendukung Wahhabi, tapi, sebaiknya lain kali, Anda menulis artikel tanpa memihak golongan tertentu

    • Noe

      April 26, 2016 at 11:01 am

      Ijin copy paste uraian komentar nya… coz ada yg share jg ttg artikel ini.

      • SFA

        April 26, 2016 at 11:40 am

        Silahkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: