Internasional

Kesepakatan Nuklir Iran Makin Dekat, AS Suap Israel Agar Tetap Diam

Salafynews.com, WASHINGTON DC Seiring makin dekatnya final batas akhir dicapainya kesepakatan nuklir dengan Iran, Israel dijadwalkan menerima bantuan militer yang sangat besar dari Amerika Serikat. Hal ini diungkap juru bicara resmi AS yang tak mau disebut namanya pada Reuters, Kamis(28/5).

OBAMA-NETANYAHUDeadline 30 Juni pembicaraan nuklir Iran dan P5+1 semakin dekat. Seiring gencarnya kekuatan-kekuatan dunia berdiskusi mengenai bolehnya Iran mengembangkan proyek nuklirnya untuk tujuan damai akan tetapi mereka menentang  pembuatan senjata nuklir, Israel tetap ngotot menentang perjanjian apapun dengan Iran.

“Perjanjian berbahaya ini, sebagaimana yang terlihat, menimbulkan ketakutan bagi kita semua, bahkan lebih dari itu!” ungkap Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu  pada bulan Maret, segera setelah rancangan kasar kesepakatan itu tercapai.

Namun menurut sumber-sumber dari AS dan Israel, Washington mungkin akan membeli “sikap diam” (menyuap) Tel Aviv. Suap itu bentuknya bantuan militer AS untuk Israel.

Pada tahun 2007, pemerintah Bush menandatangani sebuah kesepakatan berjangka 10 tahun, yang menyatakan bahwa AS akan menyediakan 30 miliar dolar (3 miliar dolar pertahun) kepada Israel untuk belanja kebutuhan pertahanan. Sebagian besar uang itu akan diambil dari anggaran belanja produk militer Amerika.

Kesepakatan itu telah dirancang dan akan berakhir di tahun 2017. Disaat  Israel berharap sebuah tambahan peningkatan bantuan, pemerintah Obama sebelumnya justru mengindikasikan negoisasi ulang paket bantuan tersebut untuk menyesuaikan dengan inflasi AS. Karena seiring dipotongnya anggaran belanja dalam negeri, maka hanya tersisa sedikit ruang untuk bisa menambah pemberian bantuan itu.

Kamis(28/5) kemarin, juru bicara resmi AS yang tak mau disebut namanya, berbicara kepada Reuters bahwa saat ini, justru  kedua belah pihak (AS Dan Israel) tengah merancang sebuah kesepakatan baru, mengesampingkan keraguan Washington sebelumnya. Kesepakatan itu akan menyediakan 3,6 miliar hingga 3,7 miliar dolar AS pertahun untuk Israel.

Pejabat Israel yang juga tak mau disebutkan namanya  mengatakan bahwa jumlahnya mungkin lebih besar lagi, ia menyebut kesepakatan itu mungkin bernilai antara 3,5 sampai 4 miliar dolar pertahun.

“Mereka (AS) sedang berusaha untuk memadamkan api yang menyala di hati kami karena kesepakatan dengan Iran,” ungkap pejabat Israel itu. Hingga kini, Pentagon belum memberi komentar resmi apapun, sementara juru bicara Israel dari Departemen Pertahanan, Moshe Yaalon mengatakan,”bantuan tersebut bukanlah masalah yang dibicarakan baru-baru ini”.

Meningkatnya bantuan yang mendadak itu tentu saja mengejutkan sekali, ditengah ketegangan hubungan antara pemerintahan Netanyahu dan Pemerintahan Obama menyusul terpilihnya kembali partai Netanyahu pada Pemilu Maret. Padahal sebelumnya gedung Putih menyatakan keprihatinannya atas retorika kampanye anti Arab yang digunakan Netanyahu.

Negoisasi antara Sekretaris Negara AS, John Kerry, Menlu Iran, Javad Zarif, dan negara-negara P5+1, termasuk Rusia, Jerman, China dan Perancis dipersiapkan untuk mencapai finalnya di akhir bulan depan.(lm/RT)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: