ISIS

Ketua ICMI: Pemerintah Harus Tegas Cabut Kewarganegaraan Orang yang Gabung ISIS

30 Desember 2015,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Di tahun 2015, sejumlah warga negara Indonesia diketahui secara ilegal terbang ke Turki dan diduga akan bergabung dengan ISIS. Pemerintah diminta bertindak tegas dengan berani mencabut kewarganegaraan mereka yang ikut gerakan radikal tersebut. (Baca: Bashar Jaafri: Warga Rusia yang Gabung ISIS Jangan Harap Balik ke Rusia)

“Radikalisme butuh ketegasan pemimpin. Negara punya kewenangan. Yang ikut perang negara lain, harus dicabut paspor dan kewarganegaraannya. Itu sikap penting,” kata Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshidiqie di sela-sela acara refleksi akhir tahun dan pengenalan pimpinan pusat ICMI yang baru di hotel Sahid Jaya Jakarta, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (30/12/2015). (Baca: Sidney Jones: Pergerakan ISIS di Indonesia)

Ia mengatakan sikap tegas pemerintah itu bisa mencegah warga yang awam tidak mudah tergiur ikut gerakan radikal dengan iming-iming surga. Selain itu, tindakan tegas ini akan menjamur pada ketua-ketua ormas, pimpinan pondok pesantren dan organisasi keagamaan lainnya untuk lebih waspada dengan anggota mereka. (Baca: Jaringan Teroris Indonesia Alirkan Dana Lewat Ribuan Yayasan)

“Kalau di atas (pemimpin) tegas, ke bawah-bawah juga pasti akan bertindak tegas,” sambungnya. (Baca: Prof Tim Anderson Ungkap Dalang dan Bos Teroris ISIS)

Wacana pencabutan warga negara bagi yang terbukti ikut gerakan ISIS pernah diwacanakan Tedjo Edhy Purdijatno saat menjabat Menkopolhukam. Saat itu, ia mengatakan kementeriannya sedang mengkaji pembuatan Peraturan Pemerintah untuk pencabutan kewarganegaraan tersebut. (SFA)

Sumber: Detik

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: