Internasional

Khutbah Kemunafikan Mufti Wahabi Kerajaan Saudi

Salafynews.com, SAUDI ARABIA – Mufti Kerajaan Saudi Arabia, Syekh Abdul Aziz Alu Syekh, Rabu (23/9) siang mengingatkan bahaya dari rencana yahudi membagi Masjidil Aqsha Mubarak. (Baca Arab Saudi bukan “Negara Islam”, Tapi “Penjual Islam”)

Mufti Kerajaan Saudi Wahabi, Syekh Abdul Aziz

Dalam khutbah Arafah, Mufti Saudi mengatakan, “Wahai sekalian kaum muslimin, Masjidil Aqsha saat ini mengadu kepada Allah, kemudian kepada umat Islam atas kejahatan dan penodaan yang dilakukan kaum yahudi terhadapnya, serta penghinaan dan larangan shalat di dalamnya.” (Baca Israel, Terima Kasih Saudi Kamu Telah Tutupi Kejahatanku)

Dari Masjid Namirah, usai shalat dhuhur dan ashar jamak dan qashar, Alu Syeikh menyebutkan, kaum yahudi memanfaatkan kesibukan kaum muslimin dengan urusan internal mereka, untuk membagi dan menghinakan Masjidil Aqsha Mubarak.

Syekh Abdul Aziz juga membahas keutamaan haji dan tujuannya yang agung, serta nasihat bagi umat Islam terkait kondisi saat ini, dan menyerukan kaum muslimin agar mewaspadai arus ekstrimis dan menyimpang. (Baca Siapa Yang Perintahkan Jenderal Saudi Puji Netanyahu?)

Masjid Namirah merupakan salah satu tempat penting di Arafah, ratusan ribu tamu Allah menunaikan shalat dhuhur dan ashar di hari Arafah dengan menjamak dan mengqoshor, mengikuti tata-cara yang pernah dilakukan oleh Rasul SAW. (Baca Topeng Zionis Saudi Tak Dapat Ditutupi Lagi)

Dalam salah satu ceramahnya mufti Wahabi Saudi ini mengatakan “kaum Yahudi memanfaatkan kesibukan kaum muslimin dengan urusan internal mereka” menurut salah satu kantor berita panorama bahwa ucapan sang mufti Wahabi ini adalah ungkapan kemunafikan, karena tidak menjelaskan apa yang dimaksud dengan (keasyikan mereka satu sama lain), mufti kerajaan Saudi Wahabi ini tidak menyebutkan dengan jelas, kalau memang dia tidak rela dengan pembagian Masjidil Aqsha oleh Israel sebaiknya dia memerintahkan kerajaan Saudi untuk membebaskan Masjidil Aqsha dari Israel bukan membiarkan anak-anak Palestina dengan menggunakan senjata batu yang berusaha untuk mempertahankan Masjidil Aqsha.

Dia juga pura-pura dan menutup mata tentang carut-marutnya kawasan Timur Tengah akibat taatnya Saudi kepada Amerika dan Israel, dia lupa siapa yang membunuh rakyat Yaman? Siapa yang membunuh muslimin Suriah? Siapa yang menghabisi rakyat Irak? siapa yang mendanai teroris dan siapa yang berkoordinasi dengan Zionis Israel? Bukankah semua itu tertuju ke negaranya yaitu Kerajaan Saudi Arabia. (Baca Badui Najd Membunuh Muslim, Tapi Mencium Zionis)

Sekali lagi janganlah kalian membohongi dan menyakiti hati muslimin dengan cara-cara yang halus dan penuh kemunafikan ini. (Baca Saudi Negeri Dongeng, Tapi Nyata) Para ulama negeri Saudi adalah ulama bayaran yang bertugas mengeluarkan fatwa untuk kepentingan penguasa demi menjustifikasi tindakan-tindakan keluarga kerajaan Saudi ini. (ARN/MM/InfoPalestina/Panorama)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: