Umum

Kisah Dua Orang Berselisih Soal Roti

Salafynews.com – Dua orang tengah duduk dan bersiap untuk makan. Seorang dari mereka mengeluarkan lima potong roti dan yang lain hanya memiliki tiga potong roti. Ketika hendak makan, ada seorang yang lewat dan meminta izin kepada keduanya untuk ikut makan dengan mereka. Keduanya menerimanya ikut serta makan dengan roti yang mereka miliki. Akhirnya mereka makan bersama.

Setelah makan, pria itu mengucapkan terima kasih dan memberikan uang delapan dirham kepada kedua orang itu. Di sini masalah mulai muncul. Kedua orang itu berselisih mengenai pembagian uang yang diberikan pria itu. Orang yang memiliki lima potong roti berkata, “Lima dirham milik saya dan sisa tiga dirham itu menjadi milikmu.”

Tapi orang yang memiliki tiga potong roti tidak setuju dengan cara pembagian seperti itu dan berkata, “Seharusnya kita membagi uang itu secara adil dan sama rata.”

Perselisihan keduanya semakin meninggi. Akhirnya kedua orang itu sepakat untuk menyelesaikan perselisihannya ke hadapan Khalifah Ali ra. Setelah bertemu, Khalifah Ali  berkata kepada orang yang hanya memiliki tiga potong roti, “Mengikuti pembagian yang diusulkan temanmu lebih menguntungkanmu.”

Tapi orang itu tidak mau menerima dan berkata, “Saya hanya akan rela bila engkau yang memutuskan.”

Dengan demikian, Khalifah Ali ra. berkata, “Bila itu yang engkau inginkan, maka engkau hanya berhak menerima satu dirham dan sekarang pergilah!”

Orang itu begitu terkejut mendengar ucapan Sayyidina Ali dan berkata, “Wahai Ali! Bagaimana engkau memutuskan di antara kami seperti ini?”

Khalifah Ali berkata, “Bukankah delapan potong roti sama dengan 24/3?”

Keduanya menjawab bersamaan, “Benar, dua puluh empat pertiga.”

Beliau melanjutkan, “Sementara pada saat yang sama kalian tidak tahu siapa yang makan lebih banyak dan siapa yang makan lebih sedikit! Oleh karenanya, kita tidak punya cara lain kecuali mengasumsikan kalian bertiga makan sama banyaknya. Apakah kalian menerima apa yang saya ucapkan ini?”

Kedua orang itu semakin penasaran dan berkata, “Baiklah, kami menerima.”

Beliau berkata, “Dengan demikian, engkau makan 8/3 roti dan 1/3 dari rotimu dimakan orang lain. Sementara temanmu memiliki 15/3 roti dan ia hanya makan 8/3, sementara 7/3 rotinya dimakan orang lain. Dengan demikian, tamu kalian makan 1/3 dari rotimu dan 7/8 dari roti temanmu. Berarti ia seharusnya mendapatkan tujuh dirham dan engkau hanya satu dirham”. (SL)

Sumber: 100 Nasihat dan Hikayat

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: