Internasional

Kisah Sedih Mustofa Kecil yang Buta Korban Bom Saudi

12 Januari 2016,

SALAFYNEWS.COM, SANA’A-YAMAN – Simpati berdatangan untuk orang-orang buta yang tempat tinggal mereka di Sana’a, Yaman, menjadi korban bombardir jet Tempur Saudi pada 5 Januari lalu. Salah satunya diterima Mustafa Abed Al-Bari, seorang anak berusia 6 tahun yang kehilangan dua burung merpati kesayangan yang selalu menjadi temannya sehari-hari. (Baca: Analis: Bungkamnya Dunia Atas Kekejaman Saudi di Yaman)

Mustofa Anak Kecil yang Buta dari Yaman Korban Bom Saudi

Mustafa menerima hadiah berupa sebuah lukisan dirinya menggengam seekor burung merpati, dan juga dua ekor merpati putih dari seorang artis Yaman bernama Sabaa Al-Qwassi.

Pusat Reahabilitasi dan Perawatan untuk Orang Buta Al-Nour yang ditempati Mustafa dan teman-temannya yang lain itu dibombardir pada hari Selasa lalu saat Mustafa sedang tidur. Saat menerima hadiahnya, Mustafa kecil memegang burung tersebut dan mendekap di dadanya. (Baca: SADIS! Saudi Hantam Pusat Perawatan Orang Buta di Yaman)

“Merpati ini sangat hangat, tidak seperti merpatiku yang sangat dingin,” ungkap Mustafa membandingkan hadiah itu dengan merpatinya yang dingin karena sudah tak bernyawa lagi.

Saat diwawancara Al-Mayadeen mengapa Mustafa tidak lari saat Saudi membombardir rumahnya, ia dengan berani menjawab, “Bagaiamana aku bisa lari sedang aku bahkan tak bisa melihat? Semoga Allah mengutuk para penindas, penjajah Saudi dan barat yang telah hancurkan rumah dan negaraku!”. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Habib Hasan Alatasrab Sau

    January 12, 2016 at 12:29 pm

    Raja Baduwi dari Najd adalah manusia pengecut dan biadab, untuk menghadapi pejuang Yaman yang zaif dan miskin dia terpaksa meminta bantuan dari negara-negara Arab lainnya terutama imperialis AS dan British untuk membunuh Rakyat Yaman yang tidak berdosa. Dia hanya berani dengan menjatuhkan bom membunuh Rakyat Yaman, menghancurkan masjid-masjid, hospital, membunuh wanita dan orang tua jompo, merobohkan rumah anak Yatim, dan pelbagai kezaliman lainnya. Sehingga kini telah jatuh korban jiwa lebih dari 7000 orang, lain lagi yang menderita luka-luka dan cedera yang tidak mendapat rawatan yang layak karena sekatan di darat, laut dan udara,yang mereka lakukan. Mereka sangat kejam dan bengis dan menggunakan pengganas ISIS dan al-Kaedah yang bertopengkan Islam dengan menggunakan kalimah Lailaha Illallah Muhammad Rasulallah untuk menarik simpati Ummat Islam supaya menyokong kezaliman yang mereka lakukan. Mereka tidak boleh dikeritik meskipun salah. Baru-baru ini alim ulamapun mereka pancung karena berani mengkeritik kezaliman yang mereka lakukan. Mereka lupa kuasa Zalim tidak akan dapat bertahan lama, lihat apa jadinya kepada Hitler, Saddam Husein, Gazafi dan penguasa zalim lainnya . Mereka sedang menunggu masa kehancuran mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: